Dalam menulis ulang Alquran tersebut, Tunzale merujuk Alquran resmi yang dirilis oleh Presidensi Urusan Agama Turki.
Dalam membuat mahakaryanya yang indah itu, Tunzale memperoleh lebih dari tiga liter emas cair sebagai tinta emas yang dituliskannya di atas kain sutra.
Ia juga menggunakan 164 kaki kain sutra berwana biru sebagai halaman-halamannya yang indah.
(Dyah Ratna Meta Novia)