Ganjaran Bagi yang Puasa Rajab, Tak Lapar di Hari Akhir

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 25 330 2173638 ganjaran-bagi-yang-puasa-rajab-tak-lapar-di-hari-akhir-YTMbNFtJrv.jpg Ilustrasi. Foto: Solidecious Recipes

LEMBAGA Falakiyah Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menetapkan awal Rajab 1441 H jatuh hari ini, Selasa 25 Februari 2020 atas dasar istikmal. Mulai hari ini pula setiap Muslim dianjurkan menjalankan puasa Rajab.

Lalu apa kesitimewaan puasa Rajab sehingga harus dijalankan? Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori mengatakan, setiap Muslim yang berpuasa di bulan Rajab, dilanjutkan dengan puasa Sya'ban, dan Ramadhan maka akan mendapat ganjaran yang luar biasa.

Ia mengatakan ganjaran tersebut yakni tidaka akan merasa melaparan pada hari akhir "Jika Anda bukan keluarga Nabi, kerabat saja jauh, ingin tidak kelaparan, berpuasalah. Kita mulai di bulan Rajab, lanjut besok Sya'ban, dan puncaknya bulan Ramadhan. Anda akan selamat besok di hari kiamat," jelas Gus Yusuf, panggilan karibnya, seperti dalam video Em Yusuf Chudlori yang diunggah Senin (24/2) malam.

Hal itu, kata Gus Yusuf, sesuai dengan sabda Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah yang artinya, "Setiap manusia akan merasakan lapar kelak di hari kiamat kecuali para nabi dan keluarganya dan orang yang mau berpuasa di bulan Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan, mereka semua akan merasa kenyang, tidak lapar dan tidak merasa haus."

Selain puasa Rajab, Gus Yusuf juga menyampaikan amaliah lainnya yang dapat dilakukan di bulan ini di antaranya membaca zikir dan wirid. Hal ini juga diperintahkan Nabi Muhammad dalam haditsnya yang dijelaskan dalam Kitab Nuzhatul Majaalis halaman 204.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa barang siapa yang mengucapkan kalimat Subhanal hayyul qayyum sebanyak 100 kali tiap hari pada sepuluh hari awal Rajab, mengucap Subhanal ahadusshamad sebanyak 100 kali tiap hari pada sepuluh hari kedua, dan mengucap Subhanallahi rauf sebanyak 100 kali tiap hari pada sepuluh hari ketiga, maka tidak ada orang yang bisa menghitung pahalanya.

"Hadits ini memberikan pengertian tentang bacaan atau wirid yang perlu didawamkan untuk dibaca setiap hari di bulan Rajab dan pahala yang didapatkan sangat banyak sekali, sehingga tidak bisa dihitung," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya