Begini Upaya Muhammadiyah Cegah Penyebaran COVID-19

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 614 2181011 begini-upaya-muhammadiyah-cegah-penyebaran-covid-19-vnWyrTIysu.jpg Membersihkan masjid cegah COVID-19 (Foto: Dawn)

Adanya kecenderungan meningkatnya jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia membutuhkan dukungan dari semua pihak baik dalam hal penanganan pasien maupun usaha yang lebih strategis, yaitu pengerahan semua daya untuk melakukan pencegahan penyebarannya.

Oleh karena itu Muhammadiyah Covid-19 Command Center menetapkan strategi untuk menggerakkan semua sumber daya Muhammadiyah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

 Muhammadiyah

Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center, dr Corona Rintawan, SpEM mengatakan, untuk melakukan upaya pencegahan, sekolah dan perguruan tinggi menjadi fokus dari upaya Muhammadiyah. Upaya sosialisasi, edukasi dan berbagai tindakan preventif disiapkan termasuk prosedur untuk dosen, guru, mahasiswa dan siswa yang cukup banyak akan pulang dari penugasan atau kegiatan di luar negeri.

"Sosialisasi dan pendampingan ini juga meliputi tata cara penggunaan masker, penggunaan hand sanitizer, etika batuk–bersin dan deteksi dini," kata dr Corona, Selasa (10/3/2020).

Saat ini, terang dr Corona, jumlah TK Aisyiyah yang mencapai 22.000 tersebar di seluruh Indonesia menjadi salah satu fokus tim yang melibatkan Majelis Dikdasmen Aisyiyah. Demikian juga sekolah Muhammadiyah yang berjumlah 2.700 lebih di tingkat SD/MI, 1.700 lebih di tingkat SMP/Mts, 800 lebih di tingkat SMA/MA, serta pesantren yang berjumlah 300 lebih. Sementara Perguruan Tinggi Muhammadiyah/ Aisyiyah berjumlah 165.

Untuk potensi Angkatan Muda Muhammadiyah juga sudah dalam koordinasi tim, salah satunya gerakan yang dilakukan Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang anggotanya mencapai 7 juta orang di seluruh Indonesia.

Selain itu ada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang segera menyelenggarakan rakornas kesehatan dalam waktu dekat, Nasyiatul Aisyiyah yang berfokus pada pencegahan dan penanganan berbasis keluarga melalui program PASHMINA (Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah), serta edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada kepanduan Hisbul Wathan dan Perguruan Silat Tapak Suci yang rutin memiliki agenda rutin pelatihan setiap minggunya.

"Muhammadiyah terus mengoptimalkan peran takmir masjid atu musala dalam pencegahan di masjid dan musala melalui jamaah. Beberapa edukasi untuk jamaah adalah dengan membiasakan membawa sajadah sendiri, meyempurnakan cuci tangan sesuai dengan prosedur selain menyempurnakan wudhu, dan menyarankan jamaah yang sakit tidak berjamaah ke masjid dahulu," jelas dr Corona.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

dr Corona mengatakan, sedangkan program bersama yang dikoordinasikan tim sebagai program nasional antara lain Safari (Sadar Faktor Resiko) COVID-19 yakni mendorong masyarakat untuk paham dan sadar COVID-19; GEMES (Gerakan Memberi Masker) untuk mendorong masyarakat memberikan masker kepada orang-orang yang sakit flu.

Dengan gerakan ini akan mengubah kecendrungan egoisme dalam masyarakat menjadi kecenderungan untuk berbagi dan bersedekah. Dan sasaran yg paling efektif dalam menggunakan masker adalah yang sakit bukan yang sehat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya