Seseorang mendapatkan hidayah atau menjadi mualaf dengan memeluk Islam melalui berbagai cara. Ada yang melalui cara yang terjal dan berliku namun ada juga dengan cara yang indah dan penuh cinta.
Suatu ketika, seorang perempuan asal Filipina, Marlyn Demir jalan-jalan ke Turki. Perjalanan yang indah inilah yang akhirnya mengantarkannya menjadi mualaf di Provinsi Karabuk Utara, Turki.

Sejatinya Marlyn, 32 tahun, terpesona dengan kebudayaan Islam di Turki setelah mengunjungi Turki lima tahun yang lalu untuk liburan.
Lalu saat ke Turki, ia jatuh cinta dengan pria yang bekerja sebagai anggota staf hotel bernama Mustafa Demir.
Terus menyaksikan Mustafa yang rajin melakukan ibadah, Marlyn mengaku merasa terpukau. Ia mengagumi ketaatannya dalam beribadah dan mulai merasa nyaman.
Tak lama setelah itu, akhirnya Marlyn memutuskan menikah dengan Mustafa. Lalu dia pun memutuskan untuk menjadi mualaf.
“Saya selalu menghormati agamanya dan dia secara sukarela meminta saya untuk mengajarinya tentang Islam. Dia sudah lama ingin menjadi mualaf. Dan saya hanya membantunya sebanyak mungkin,” kata Mustafa.
Seperti dilansir dari Yeni Safak, Rabu (11/3/2020), akhirnya Marlyn membaca syahadat di depan suami dan keluarganya dengan meneteskan air mata sambil tersenyum.
“Sekarang saya lebih nyaman setelah menjadi muslim. Saya sudah lama menginginkan ini bahkan sebelum mualaf saya sudah berpuasa."
"Ketika keluarga saya mengetahui saya ingin jadi mualaf, mereka bertanya dengan nada serius, apakah Mustafa memaksamu? Saya bilang tidak, ini murni keinginan saya untuk menjadi mualaf dan sekarang semua orang menghormati saya,” kata Marlyn.
(Dyah Ratna Meta Novia)