Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Masjid Merah Sri Lanka, Awalnya Dibangun untuk Pedagang Arab

Wilda Fajriah , Jurnalis-Sabtu, 21 Maret 2020 |07:00 WIB
Sejarah Masjid Merah Sri Lanka, Awalnya Dibangun untuk Pedagang Arab
Masjid merah (Foto: Travel Triangle)
A
A
A

Salah satu yang paling menonjol dari masjid itu yakni menara yang bentuknya mirip buah delima. Sementara dindingnya dicat dengan warna mera-putih-merah-putih-merah-dan seterusnya. Penyematan warna itu membuat Masjid Jami Ul-Alfar bernuansa permen.

Lebih lanjut, masjid yang selesai dibangun pada 1909 itu memiliki dua lantai yang mampu menampung 1.500 jamaah. Pada 2007 dilakukan renovasi dengan tujuan meningkatkan kapasitasnya menjadi 10.000 jamaah. Hingga saat ini masjid terus memperbarui fasilitasnya.

Sementara bagian ubin juga mendapat sentuhan baru, yaitu diganti dengan desain bergaya abad ke-20. Selain itu dilaporkan rumah Allah tersebut telah memiliki eskalator yang dikhususkan untuk jamaah lanjut usia (lansia) yang ingin sholat di lantai 2.

Meskipun Masjid Merah ini merupakan fasilitas keagamaan Islam, pengunjung dari agama lain diperbolehkan untuk berkunjung.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement