Supaya Betah di Rumah saat WFH, Bacalah Doa Ini

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 19 Maret 2020 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 19 618 2185617 supaya-betah-di-rumah-saat-wfh-bacalah-doa-ini-3Y6sYMGEqm.jpg Ilustrasi. Foto: Freepik

ISLAM mengajarkan setiap Muslim untuk menciptakan suasana yang nyaman di rumah. Dengan begitu setiap individu akan betah di dalamnya meski harus mengerjakan tugas kantor atau work from home (WFH).

Lalu bagaimana caranya agar rumah nyaman sehingga betah di dalam saat WFH? Dai kondang Indonesia Ustadz Muhammad Azhari Nasution mengatakan, salah satu caranya adalah dengan memperbanyak amalan doa di rumah. "Memperbanyak doa kepada Allah SWT," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu 18 Maret 2020.

Salah satu doa yang ia maksud ada dalam Surah Ibrahim ayat 37, Allah berfirman:

رَّبَّنَآ إِنِّىٓ أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِى بِوَادٍ غَيْرِ ذِى زَرْعٍ عِندَ بَيْتِكَ ٱلْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱجْعَلْ أَفْـِٔدَةً مِّنَ ٱلنَّاسِ تَهْوِىٓ إِلَيْهِمْ وَٱرْزُقْهُم مِّنَ ٱلثَّمَرَٰتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

Rabbanā innī askantu min żurriyyatī biwādin gairi żī zar'in 'inda baitikal-muḥarrami rabbanā liyuqīmuṣ-ṣalāta faj'al af`idatam minan-nāsi tahwī ilaihim warzuq-hum minaṡ-ṡamarāti la'allahum yasykurụn

Artinya: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur."

Lebih lanjut mengenai kenyamanan rumah, dalam riwayat hadis, Rasulullah SAW bersabda:

أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ. وَأَرْبَعٌ مِنَ الشّقَاءِ: الْجَارُ السّوءُ، وَاَلْمَرْأَةُ السُّوءُ، وَالْمَركَبُ السُّوءُ، وَالْمَسْكَنُ الضَّيِّقُ

Artinya: "Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah (kalau untuk wanita tentunya lelaki/suami yang sholeh), tempat tinggal yang luas atay lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), (kalau buat wanita yang bikin sengsara adalah suami yang tidak benar perilakunya), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit." (HR. Ibnu Hibban dalam Al-Mawarid hal. 302, dishahihkan Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’ush Shahih, 3/57 dan Asy-Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282).

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini