Di tengah wabah corona banyak anggota masyarakat yang aktivitasnya dibatasi, termasuk aktivitas ekonomi. Akibatnya pendapatan masyarakat menurun sehingga banyak orang yang mengeluhkan keadaannya.
Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, ketika sedang menghadapi wabah penyakit seperti virus corona (COVID-19), umat Islam agar belajar tidak banyak mengeluh karena di setiap ujian yang Allah SWT berikan selalu ada hikmah di baliknya.

"Jangan pernah mengeluh, karena akan memperburuk keadaan misalnya kejiwaan menjadi tidak tenang. Bersabar adalah jalannya, Allah tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan umat-Nya," ujar Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone, Selasa (14/4/2020).
Allah SWT berfirman,
مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Artinya: "Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."(QS. At-Tagabun : 11)
"Semuanya ada hikmah dalam ketetapan dan rencana indah Allah yang Maha Hakim (bijaksana) itu. Jangan pernah mengeluh. Lihat saja sejak virus corona mewabah semuanya sekarang semakin dekat dengan Allah SWT," ucapnya.
Allah SWT berfirman,
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ
Artinya: "Dialah Allah yang menjadikan seorang tertawa dan menangis"(QS. An-Najm: 43).
Lebih lanjut, kata dia, daripada terus mengeluh karena wabah penyakit yang tak kunjung berakhir, ada baiknya sebagai umat Islam yang taat memperbanyak berdoa, atau ibadah agar senantiasa dilindungi oleh Allah.