Pandemi Virus Corona, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Ditutup Selama Ramadhan

Selasa 21 April 2020 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 614 2202461 pandemi-virus-corona-masjidil-haram-dan-masjid-nabawi-ditutup-selama-ramadhan-lBvjDZ72ef.jpg Masjidil Haram dikosongkan (Foto: News 18)

Di tengah pandemi virus corona, Pemerintah Arab Saudi akan meniadakan sholat berjamaah di Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah selama bulan suci Ramadan.

Penutupan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ini merupakan langkah strategis untuk mencegah penularan virus corona yang mudah menjalar lewat kerumuman. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Presidensi Urusan Dua Masjid Suci melalui Twitter pada Selasa (21/4/2020).

Presidensi Urusan Dua Masjid Suci memutuskan, itikaf atau beribadah semalaman di dalam masjid akan ditangguhkan selama Ramadhan. Sholat lima waktu dan sholat malam selama Ramadan, juga Sholat Tarawih ditangguhkan semua.

 Masjid Nabawi

Hal ini juga telah disampaikan oleh Presiden Jenderal Presidensi untuk Urusan Dua Masjid Suci, Sheikh Abdulrahman Al-Sudais dalam Twitter-nya.

Di Arab Saudi, terdapat tradisi setiap Ramadhan, jamaah sering menghabiskan sepuluh hari terakhir dalam sebulan untuk melakukan itikaf atau isolasi di dalam masjid. Mereka mendedikasikan waktu mereka untuk berdoa dan membaca Alquran.

Seperti dilansir dari Al-Arabiya, bulan lalu, Arab Saudi menangguhkan semua sholat berjamaah di masjid-masjid negara tersebut. Ini merupakan upaya guna menghentikan penyebaran virus corona.

Selama waktu ini, satu-satunya sholat berjamaah yang diizinkan untuk terus berjalan adalah di dua masjid suci di Makkah dan Madinah tersebut.

Awal pekan ini, Dewan Sarjana Senior Arab Saudi mendesak umat Islam di seluruh dunia untuk beribadah di dalam rumah mereka selama Ramadhan jika mereka tinggal di negara-negara yang memberlakukan physical distancing akibat pandemi virus corona.

“Melakukan physical distancing dianggap sebagai kewajiban agama yang ditentukan oleh Syariah Islam sebab melindungi diri dan orang lain. Semua orang tahu bahwa pandemi virus corona ini membutuhkan tindakan pencegahan termasuk mencegah segala bentuk pertemuan,” ujar Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Mohammed al-Issa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini