Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awal Mula Perbedaan Sholat Tarawih 11 Rakaat dan 23 Rakaat

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2020 |16:03 WIB
Awal Mula Perbedaan Sholat Tarawih 11 Rakaat dan 23 Rakaat
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

MENGERJAKAN sholat tarawih di malam bulan Ramadhan merupakan salah satu amalan sunnah sesuai ajaran Rasulullah. Lalu kenapa ada perbedaan mengenai jumlah rakaat sholat tarawih jika sumbernya langsung dari Rasulullah?

Sebaiknya Anda tidak perlu bingung menyikapi perbedaan jumlah sholat tawarih tersebut. Perbedaan jumlah rakaat itu sudah ada sejak lama dan dua-duanya benar.

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis mengungkapkan, sholat tarawih sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad. Nabi lah yang memulai diadakannya sholat tarawih. "Kemudian diikuti dengan para sahabat," katanya saat dihubungi Okezone.

sholat

Lebih lanjut, kata kiai Cholil, dari sini pula bermula perbedaan hitungan jumlah rakaat sholat tarawih 11 rakaat atau 23 rakaat (20 rakaat tarawih dan 3 rakaat sholat witir).

Jumlah sholat tarawih 20 rakaat adalah hasil ijtihad Sayidina Umar bin Khattab. Hal ini karena dulu Tarawih dilakukan per-dua rakaat dan thawaf sebanyak tujuh kali. Kemudian Islam pun berkembang ke beberapa kota dan negara. Agar pahalanya sama dengan melaksanakan thawaf, lalu Sayidina Umar menambah ijtihadnya dari 20 menjadi 23 rakaat beserta Sholat Witir. "Jadi itu sama-sama sunah Nabi dan khulafaur rasyidin atau sahabat-sahabat Nabi," terang Kiai Cholil.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement