Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar Komunikasi (Lagi) dari Nabi Ibrahim

Belajar Komunikasi (Lagi) dari Nabi Ibrahim
Ilustrasi Kisah Para Nabi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

(Baca Juga: Hidayah di Bulan Ramadhan, Aktris Cantik Ini Resmi Jadi Mualaf)

Maka kemudian ayahnya menjawab. Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, wahai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti (berdakwah), maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama (Maryam 19:46).

Bukan hanya jawaban ayahnya yang menolak ajakan Nabi Ibrahim, yang membuatnya sedih. Bahkan ayahnya pun mengancamnya dan meminta anaknya untuk meninggalkannya dalam waktu yang lama. Ini merupakan jawaban yang tidak dikehendaki oleh siapa pun, terlebih seorang anak yang sayang terhadap ayahnya.

Nabi Ibrahim harus menerima kenyataan. Komunikasi yang baik dengan mengajak ayahnya untuk beribadah hanya kepada Allah SWT ditolak mentah-mentah. Selain itu ia juga akan dirajam. Nabi Ibrahim pun diusir oleh ayahnya sendiri. Yang akhirnya memisahkan antara seorang ayah dan anaknya.

Tapi bukan Nabi Ibrahim namanya, jika ia kemudian berkomunikasi dengan tidak baik. Nabi Ibrahim ingin mengajarkan kepada kita bahwa apa pun yang mereka sampaikan kepada kita, terlebih hal buruk, harus disikapi dengan hal-hal yang baik. Mari kita simak apa jawaban Nabi Ibrahim untuk ayahnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement