Lain Farida lain pula cara pedagang makanan khas Ramadhan menarik pembeli. Sebuah platform online e-bazaars hadir sebagai pengganti Pasar Ramadhan. Di dalam platform ini banyak pedagang menawarkan makanan, minuman, dan kue seperti rendang, pulut, char kway teow, es kedondong sampai kambing bakar.
Pedagang masakan khas Ramadhan lainnya, Amirul Hakeem Abdul Qadir Osman (21) tak mau kalah. Ia memanfaatkan page Instagram untuk menawarkan dagangannya. Akun @hangryby.aa menawarkan makanan Barat dan Melayu.
Tak lupa, mahasiswa ini membuka kesempatan bagi pedagang kuliner Ramadhan lainnya untuk bergabung di grup e-bazaar di Facebook. Kelompoknya melayani pembelian online di Distrik Ampang, Kuala Lumpur. "Grup ini punya lebih dari 600 anggota, sebanyak 40 persennya merupakan pedagang, sisanya pembeli," terang Amirul.
Kuliner Ramadhan memang menggiurkan bagi pedagang lokal. Selain di Kuala Lumpur, pelaku usaha kuliner Ramadhan di Selangor berinisiatif membuka 77 e-kitchens.
(Muhammad Saifullah )