Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar Ramadhan Malaysia Ditutup, Begini Cara Kuliner Tradisional Eksis

Mohammad Saifulloh , Jurnalis-Kamis, 30 April 2020 |20:49 WIB
Pasar Ramadhan Malaysia Ditutup, Begini Cara Kuliner Tradisional Eksis
Bazar Ramadhan di Kuala Lumpur Tahun Lalu (Foto: Bernama)
A
A
A

Lain Farida lain pula cara pedagang makanan khas Ramadhan menarik pembeli. Sebuah platform online e-bazaars hadir sebagai pengganti Pasar Ramadhan. Di dalam platform ini banyak pedagang menawarkan makanan, minuman, dan kue seperti rendang, pulut, char kway teow, es kedondong sampai kambing bakar.

Pedagang masakan khas Ramadhan lainnya, Amirul Hakeem Abdul Qadir Osman (21) tak mau kalah. Ia memanfaatkan page Instagram untuk menawarkan dagangannya. Akun @hangryby.aa menawarkan makanan Barat dan Melayu.

Tak lupa, mahasiswa ini membuka kesempatan bagi pedagang kuliner Ramadhan lainnya untuk bergabung di grup e-bazaar di Facebook. Kelompoknya melayani pembelian online di Distrik Ampang, Kuala Lumpur. "Grup ini punya lebih dari 600 anggota, sebanyak 40 persennya merupakan pedagang, sisanya pembeli," terang Amirul.

Kuliner Ramadhan memang menggiurkan bagi pedagang lokal. Selain di Kuala Lumpur, pelaku usaha kuliner Ramadhan di Selangor berinisiatif membuka 77 e-kitchens.

(Muhammad Saifullah )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement