Ramadhan, Relawan Masjid Jerman Bagikan Takjil untuk Korban COVID-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 05 Mei 2020 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 614 2209276 ramadhan-relawan-masjid-jerman-bagikan-takjil-untuk-korban-covid-19-if1Rt2nrKm.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

PANDEMI virus vorona (COVID-19) membuka ruang untuk siapapun berbuat baik. Tidak pandang bulu, antar-agama pun bisa saling membantu demi keselamatan. Begitu yang dilakukan petugas salah satu masjid di Jerman.

Ya, petugas masjid di Kota Wuppertal, Jerman Barat, belum lama ini terpantau melakukan aksi luar biasa. Relawan masjid dari DITIB (asosiasi relawan masjid terbesar di Jerman) membagikan takjil atau makanan kepada lansia dan warga non-Muslim yang tak bisa keluar rumah karena lockdown.

"Orang-orang sulit keluar rumah untuk menuju masjid, namun relawan ini mendatangi rumah-rumah warga dan membagikan makanan. Ini sangat membahagiakan bagi kami," ujar seorang warga yang mendapat bantuan takjil gratis, Nazmiye Odabasi.

Sementara anggota DITIB di Wuppertal, Mustafa Temizer mengatakan pada awalnya pihaknya berencana mengirim 1.000 makanan tiap hari kepada penduduk miskin di kota yang bergantung pada bank makanan yang terpaksa ditutup karena pandemi COVID-19.

Baca Juga: Cara Menjadi Hamba Pilihan Allah Sekelas Malaikat 

Lalu pada Ramadhan ini pihak masjid memutuskan untuk memberikan makanan yang biayanya bersumber dari sumbangan warga Muslim. Makanan itu dibagi kepada Muslim yang ingin berbuka puasa serta non-Muslim yang membutuhkan. Menurut laporan New York Post, sekitar 300 makanan disebar setiap hari.

"Kami tidak hanya melayani anggota komunitas kami tetapi kami bekerja untuk seluruh warga Kota Wuppertal," kata Temizer, relawan yang berdiri di dekat mobil bertuliskan pengiriman Iftar.

“Kami menambahkan banyak orang yang membutuhkan ke daftar kami dan kami juga mengirimkannya kepada mereka. Mereka tentu sangat menghargainya dan semakin banyak orang mendengar tentang ini, semakin banyak yang mendaftar," sambungnya.

Baca Juga: Aura Cantik Prilly Latuconsina Kian Terpancar saat Berhijab 

Untuk diketahui Pemerintah Jerman akhirnya mengeluarkan pernyataan terkait ibadah. Dalam laporan itu, masjid, gereja, sinagog, atau rumah ibadah lainnya akan diizinkan beroperasi mulai 4 Mei 2020 di bawah protokol kebersihan ketat yang mencakup batasan jumlah orang, hanya 50 jamaah.

Baca Juga: Gaya Hijab Santun Menantu SBY Aliya Rajasa di Tanah Suci

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya