Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Bayar Zakat Fitrah, Begini Cara Menghitungnya

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2020 |09:53 WIB
Ingin Bayar Zakat Fitrah, Begini Cara Menghitungnya
Membayar zakat (Foto: Zakat.or.id)
A
A
A

MEMBAYAR zakat merupakan rukun Islam yang ke-4, setiap muslim wajib menunaikannya ketika sudah memenuhi nishab-nya. Jika ditinjau secara bahasa, zakat berarti tumbuh, bersih, berkembang, dan berkah.

Sementara dalam istilah fikih, zakat artinya sejumlah harta tertentu yang diambil dari harta tertentu, dan wajib diserahkan kepada golongan yang berhak menerimanya. (mustahiqqin). Syekh Taqiyuddin Abu Bakar bin Muhammad al-Hishni berkata :

وَسُمِّيَتْ بِذاَلِكَ ِلأَنَّ المْاَلَ يَنْمُوْ بِبَرَكَةِ إِخْرَاجِهاَ وَدُعَاءِ الآخِذِ

Artinya: “Disebut zakat karena harta yang dizakati akan berkembang sebab berkah membayar zakat dan doa orang yang menerima.” (Syekh Taqiyyuddin Abu Bakar bin Muhammad al-Hishni, Kifayatul Akhyar, Surabaya, al-Haramain, cetakan kedua, 2002, halaman 104)

Di antara sekian jenis zakat, ada satu yang mesti dibayar pada bulan Ramadhan, yaitu zakat fitrah. Allah SWT berfirman:

وَاقِـمُو الصَّـلاَةَ وَاتُـوْاالزَكـَلاَةَ وَاَطِـيْعُوْالـرَّسـُولَ لـَعَـلَّـكُـمْ تُـرْحَـمُـوْنْْ

Artinya: "Dan dirikanlah sholat, dan tunaikanlah zakat serta taatlah kepada rasul agar kamu diberi rahmat"(Q.S. An-Nur: 56)

Lalu dilanjutkan sebagaimana dalam salah satu riwayat hadist, dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda:

"Islam dibangun di atas lima tiang pokok, yaitu kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad Rasulullah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berpuasa pada bulan Ramaduan, dan naik haji bagi yang mampu. "(HR. Bukhari dan Musllim).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement