Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sama-Sama Berbuat Salah, Ustadz Felix Siauw Ungkap Beda Nabi Adam dan Iblis

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2020 |01:14 WIB
Sama-Sama Berbuat Salah, Ustadz Felix Siauw Ungkap Beda Nabi Adam dan Iblis
Ustadz Felix Siauw
A
A
A

IDUL Fitri adalah momentum di mana setiap orang saling meminta maaf atas segala kesalahan yang telah diperbuat. Hal ini pula yang dilakukan oleh Ustadz Felix Siauw.

Sebagai seorang pemuka agama, Ustadz Felix Siauw tak luput dari salah dan khilaf yang diperbuat selama ini. Lantaran itu, melalui akun instagram pribadinya @felixsiauw ia menyampaikan permintaan maaf yang menyentuh hati kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam postingan yang diunggah Ustadz Felix Siauw, ia menceritakan sedikit kisah para nabi dan rasul yang juga tak luput dari kekhilafan dengan cara mencari cela dan kesalahan yang diperbuat orang lain.

“Mohon Maafkan. Sebagai manusia biasa, tentu kita tak pernah luput dari dosa. Entah dosa yang disengaja atau tidak disengaja. Dosa yang disadari atau kita tak pernah sadari,” ujarnya.

(Baca Juga: Ingin Banyak Rezeki? Ikuti Cara Makan KH Hasyim Asy'ari)

“Sebaik-baik apapun pemahaman kita, sebaik apapun kita menjaga lisan dan perbuatan. Pastinya dalam hidup ada yang terselip lidah, tersilap tangan. Itulah manusia.”

“Nabi Adam mencontohkan pada kita, sesal itu harus ada dalam tiap kesalahan, agar kita mau berhenti melakukan itu, dan agar kita mau bertaubat kepada Allah.”

“Sebaliknya, Iblis memilih menyalahkan manusia atas salah yang dia perbuat, merasa tidak salah, bahkan mencari alasan untuk membantah perintah langsung dari Allah.”

“Kita jadi tahu, kesalahan itu hanya soal. Yang menentukan nilainya adalah bagaimana cara kita menjawabnya. Bila jawabannya tepat, maka kita akan lulus.”

(Baca Juga : Banyak Orang Masuk Islam Selama Pandemi Covid-19)

“Asal tahu saja. Di luar sana, banyak orang-orang yang sibuk menanti-nanti kesalahan orang lain, bahkan memelintir hal yang benar menjadi tampak salah.”

“Rasulullah tak luput dari itu, para Nabi dan Rasul tak ada satupun yang tak merasakannya, begitu pun juga para syuhada, shiddiqin dan salihin. Semua sama.”

“Bahkan tak juga Allah. Allah berfirman "Dan siapakah yang lebih dzalim, daripada orang-orang yang mengadakan dusta terhadap Allah?", yakni mencari-cari cela dan salah.”

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement