3. Rendah hati
Mengumandangkan talbiyah dengan berpakaian ihram melahirkan sikap tawadhu, merendahkan diri dan hati terhadap kemahabesaran Allah Subhanahu wa ta’ala, sekaligus meelahirkan kesatuan manusia di antara sesama jamaah sebagai makhluk ciptaan Allah Subhanahu wa ta’ala yang berkewajiban mengabdi kepada-Nya.
(Baca Juga: Tanda-Tanda Jodoh Menurut Alquran, Cek Benarkah Dia Jodohmu?)
Kakbah sendiri sudah menunjukkan kesederhanaan. Bangunan simpel berbentuk kubus, tanpa ukiran, tanpa aksesori, tanpa emas, berlian. Ia hanya berhias kaligrafi sebagai pengingat Allah Subhanahu wa ta’ala.

4. Bebas kemusyrikan
Keberadaan Kakbah sebagai Rumah Allah Subhanahu wa ta’ala hendaknya menjadi sumber inspirasi bagi keberadaan rumah kehidupan kita yang bebas dari segala macam kemusyrikan. Kesucian Kakbah adalah simbol dari kesucian hati bagi orang-orang yang senantiasa mengagungkan Allah Subhanahu wa ta’ala. Termasuk saat mengumandangkan talbiyah.
(Hantoro)