Setelah melakukan sesi pelatihan, barulah esok harinya Nadhira melakukan pengambilan video dengan kamerawan Harvard. Mekanismenya, para pendaftar student speaker contest diberikan kesempatan satu kali membacakan pidato di depan kamera dan direkam tanpa terputus.
Nadhira menambahkan bahwa penyampaian video dalam sesi ini harus diusahakan tidak ada cacat sama sekali, selanjutnya dikirimkan ke para panelis untuk dinilai.
Tidak disangka, ternyata ia kembali mendapat pengumuman melalui e-mail yang menyatakan lulus ke tahap berikutnya. Pada tahapan ini, Nadhira kembali mendapat pelatihan sebelum akhirnya maju ke final speech.
Ditambah pula terdapat perbincangan melalui Zoom dengan seorang kameramwan Harvard untuk memosisikan kamera, latar belakang, serta mengatur pencahayaan agar terlihat sempurna saat hari penyampaian pidato.
Barulah tiba saatnya hari upacara wisuda, Nadhira menyampaikan hasil pidatonya dengan mengenakan toga lengkap khas perayaan kelulusan mahasiswa. Kesempatannya ini turut disaksikan anggota keluarganya secara daring dengan ekspresi bahagia dan penuh haru.
(Hantoro)