Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

New Normal, Momentum Kembali ke Fitrah Manusia untuk Kehidupan Lebih Baik

New Normal, Momentum Kembali ke Fitrah Manusia untuk Kehidupan Lebih Baik
Din Syamsuddin (Okezone)
A
A
A

 

Bagi umat Islam, kata Din, perlu menyadari bahwa saat ini banyak manusia tanpa kemanusiaan. Bahkan tidak sedikit manusia yang tergelincir ke titik nadir kemanusiaannya. Din menilai bahwa manusia yang kehilangan kemanusiaannya merupakan contoh paling ideal yang termaktub dalam QS. At-Tin ayat 6, yaitu asfala safilin, tempat yang serendah-rendahnya.

“Bagi kita kaum beriman, tidak hanya berada di bawah garis batas kenormalan manusia, apalagi terjatuh ke bawah, tapi harus naik ke atas ke yang lebih tinggi dan lebih tinggi. Titik dasar The New Normal adalah kembali ke titik dasar kemanusiaan yang berdimensi ganda: suci dan kuat, maka akan lahir manusia hebat. Itulah insan kamil, itulah insan yang bertakwa,” tutur Din.

Selanjutnya Din menyampaikan pesan agar umat Islam mengamalkan fitrah kemanusiaan itu dalam gerak-gerak yang berkemajuan dan terus menerus. Tidak menjadikan gerak sejarah sebagai proses linear apalagi landai, tapi proses yang bergerak dan berorientasi ke depan.

“Kita harus menyongsong dan mengisi The New Normal yang tiada lain kembali ke fitrah kemanusiaan, adalah dengan menampilkan satu kehidupan yang baik dan terbaik. Bahasa al-Qurannya dalam QS An-Nahl ayat 97, hayatan thayyibah: kehidupan yang baik,” terang Din.

(Salman Mardira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement