Share

Doa-Doa yang Dicontohkan Rasulullah saat Menjenguk Orang Sakit

Senin 15 Juni 2020 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 618 2230162 doa-doa-yang-dicontohkan-rasulullah-saat-menjenguk-orang-sakit-8yv7SMQpx4.jpg Ilustrasi berdoa. (Foto: Istimewa/Thoughhtcho)

MENJENGUK orang sakit termasuk amal salih yang paling mulia untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Perbuatan baik ini memiliki keutamaan dan pahala yang sangat besar. Mengetahui keadaan saudara sesama Muslim yang sedang sakit juga dapat menjadi pemenuhan hak terhadap Muslim lainnya.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam pun memberikan contoh ketika menjenguk orang yang sedang sakit. Rasulullah selalu memberikan motivasi dan menyemangati orang yang sakit untuk terus optimis meraih pertolongan Allah Subhanahu wa ta'ala dan lekas sembuh.

Mengutip dari Laduni, Senin (15/6/2020), Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar mengutip sejumlah riwayat yang menceritakan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam saat menjenguk sahabat yang sakit.

Berikut doa yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ketika menengok orang sakit:

Nabi Muhammad Shallallahu membaca doa ini untuk kesembuhan keluarganya, sebagaimana diriwayatkan dalam HR Bukhari dan Muslim dari Aisyah Radiyallahu anha:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqaman.

Artinya: "Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri." (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, (Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H), halaman 113)

Dalam riwayat lain, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam membaca doa ini ketika meruqyah seorang sahabat.

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta.

Artinya: "Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau." (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, (Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H), halaman 113)

Abu Dawud dan At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam menganjurkan membaca doa berikut ini sebanyak tujuh kali di hadapan orang yang sakit. Melalui doa ini diharapkan Allah Subhanahu wa ta'ala mengangkat penyakit yang diderita orang tersebut.

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka.

Artinya: "Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu." (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, (Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H), halaman 114)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kemudian bisa mendoakan kesembuhan dengan menyebut langsung nama orang yang sakit. Ini dilakukan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam saat menjenguk Sa'ad bin Abi Waqqash, sebagaimana riwayat Imam Muslim berikut. Namun, nama Sa'ad diganti dengan orang yang sakit.

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan.

Artinya: "Tuhanku, sembuhkan Sa'ad. Tuhanku, sembuhkan Sa'ad. Tuhanku, sembuhkan Sa'ad." (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, (Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H), halaman 114)

Sementara lafaz doa ini bisa dibaca sebagai alternatif untuk penyakit apa saja. Lafaz berikut ini dibaca Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam ketika menjenguk seorang badui yang menderita demam, sebagaimana riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu.

لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

Lā ba’sa thahūrun insyā’allāhu.

Artinya: "(Semoga) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah." (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, (Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H), halaman 115)

Selain doa kesembuhan, Muslimin juga dapat menyertakan doa pengampunan dosa dan perlindungan agama serta raga yang sedang sakit. Doa ini yang dibaca oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ketika menjenguk sahabat Salman Al Farisi Radhiyallahu anhu, sebagaimana riwayat Ibnu Sunni berikut:

شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.

Artinya: "Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia." (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, (Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H), halaman 115)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini