Dengan batasan yang ketat ini, mereka memastikan adanya kemungkinan untuk hanya mengizinkan hingga 20 persen dari total calon jamaah yang boleh diberangkatkan.
Keputusan pembatasan atau pembatalan keberangkatan haji tentu bukanlah hal menguntungkan bagi Arab Saudi, mengingat pemerintah setempat justru berencana meningkatkan kapasitas pendatang dengan membangun beberapa wisata religi.
Pangeran Mohammad bin Salman tengah berupaya menambah kapasitas umrah dan haji hingga 30 juta orang setiap tahunnya dan dapat menghasilkan pendapatan hingga 13,32 miliar dolar mulai tahun 2020.
(Rizka Diputra)