“Kita harus menyiapkan naskah khutbah yang berkualitas yang dapat diterima kaum milenial. Harus kita sadari, ekstimisme masih ada, bahkan kaum milenial ada yang terlibat, kita harus hadir memberikan layanan keagamaan di sana”, terang Guru Besar UIN Sultan Alauddin, Makaasar ini.
Ke depan, lanjut dia, Ditjen Bimas Islam Kemenag akan memberi perhatian khusus bagi program digital literasi. Melalui platform digital, diharapkan pesan-pesan moderasi beragama dan gerakan filantropi Islam dapat dimaksimalkan.
(Rizka Diputra)