SURAT kabar Amerika Serikat, The Tennessean mengajukan permohonan maaf atas tayangan iklan pada salah satu terbitannya yang menyatakan ‘Islam akan meledakkan bom nuklir di Nashville bulan depan’.
Permintaan maaf dibuat setelah koran tersebut menuai kecaman karena iklannya sangat memojokkan umat Islam, terlebih di tengah gencarnya dunia memerangi rasisme.
Pada Minggu lalu, semua salinan edisi cetak surat kabar tersebut menyertakan iklan yang dirancang seolah terlihat seperti artikel berita aktual dengan label “iklan berbayar” dalam cetakan ukuran kecil.
Baca juga: Haji 2020 Dibuka Terbatas, DPR: Kita Hormati Arab Saudi
Artikel itu memuat gambar Presiden AS Donald Trump bersama dengan Paus Francis I, diawali dengan tajuk yang bertuliskan “kepada warga Nashville yang terhormat…”.