Ini 5 Kriteria Jodoh yang Baik Menurut Rasulullah

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2020 20:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 25 616 2236460 ini-5-kriteria-jodoh-yang-baik-menurut-rasulullah-YGbiq1sc8C.jpg ilustrasi (stutterstock)

ISLAM menganjurkan menikah untuk melanjutkan keturunan, menghindari zina, sekaligus mengikuti sunah Rasulullah SAW. Sebelum menikah, tentu melewati perjodohan dulu. Bagaimana memilih jodoh yang baik menurut syariat?

Rasulullah SAW memberikan kriteria dalam memilih jodoh dalam memilih jodoh yang baik yakni sesuai atau setara dan jelas asal usulnya.

Seperti dikutip dari buku ‘Fiqih Cinta’ karya Abdul Aziz Ahmad dijelaskan, jika pasangan memiliki derajat yang sama maka ketika berumah tangga akan tercipta keselarasan.

Baca juga:  Jurus Jitu Memilih Jodoh Lewat Sholat Istikharah, Begini Caranya

Sementara itu, perbedaan derajat nantinya akan menimbulkan ketimpangan dan kesenjangan, seperti terjadi kepada Zaid dan Zainab. Nah, derajat yang dimaksud Rasulullah sebagai berikut:

1. Pemahaman agama dan ketakwaan

2. Tingkat intelektual

3. Derajat kemuliaan keluarga atau kebangsawanan.

4. Harta

5. Pasangan sifat yaitu sifat saling mengisi dan menyeimbangkan

Masih ada beberapa hal lain, tapi jarang menimbulkan masalah seperti usia yang terpaut terlalu jauh, juga kecantikan wajah, kepada seorang suami tampan yang mendapatkan istri yang buruk rupa. Tapi tidak sebaliknya.

 

Apabila derajat pria lebih tinggi, biasanya tidak akan terlalu menimbulkan masalah. Apalagi jika wanitanya memiliki sifat penurut, dan patuh. Sedangkan suaminya bersifat penyantun dan selalu mau membimbing.

Akan tetapi jika sang istri bersifat emosional dan pembangkang, sedangkan suami bersifat egois dan sombong, niscaya sayap-sayap rumah tangga akan segera patah, dan pernikahan akan segera menemui kehancurannya.

Sebaliknya,jika derajat wanita yang lebih tinggi, kebanyakan tidak dapat bertahan lama. Hal ini disebabkan karena umumnya pria bersifat memimpin dan mendominasi.

Rasulullah SAW telah mewanti-wanti pasangan suami istri untuk memperhatikan kesetaraan derajat, di dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ibn Majah, Daruquthni, dan Hakim dari Aisyah RA. secara marfu’:

“Pilihlah tempat air mani kalian, dan nikahilah wanita yang sederajat.”

Dalam riwayat lain disebutkan:

“Kejarlah yang sederajat untuk tempat air mani kalian, karena seorang pria biasanya serupa dengan pamannya."

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini