Alquran Terunik di Dunia Jadi Magnet Wisata Kota Pekalongan

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Sabtu 27 Juni 2020 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 27 615 2237451 alquran-terunik-di-dunia-jadi-magnet-wisata-kota-pekalongan-FgCvZtoLg7.jpg Warga melihat Alquran terbuat dari marmer di Masjid Al Muhtarom, Pekalongan (Okezone.com/Taufik Budi)

SEBUAH Alquran yang diletakkan di sayap kanan Masjid Al-Muhtarom di kompleks Alun-Alun Kota Pekalongan menjadi perhatian masyarakat. Lantaran satu-satunya yang diklaim terbuat dari batuan marmer.

Alquran marmer ini pun dinobatkan sebagai salah satu Alquran terunik di dunia. Kesohorannya membuat Alquran ini menjadi salah satu spot wisata religi, terutama bagi para pendatang usai melaksanakan sholat berjamaah. 

Baca juga:  'Nikmatnya Sedekah' MNCTV Akan Hadirkan Kisah Keajaiban Bersedekah

Hingga kini, sudah ada ukiran tulisan ayat dari 12 juz Alquran dari total 30 juz yang akan segera dirampungkan. Lembaran  Alquran ini dipahat pada batuan marmer berukuran 60 x 90 meter dengan ketebalan 2 sentimeter. 

“Ya ini sangat luar biasa, dengan ide yang begitu cemerlang dalam rangka untuk mengabadikan indahnya Alquran. Mudah-mudahan dengan hal ini (wisata religi) akan semakin merebak di media sosial,” ujar Riyanto, seorang jamaah Masjid Al-Muhtarom seperti dikutip dari video iNews, Sabtu (27/6/2020).

Nur Hidayat Siba, sang pemahat kaligrafi Alquran marmer, mengaku proyeknya dimulai sejak tahun 2011 silam.

“Alquran ini sebenarnya abadi, namun karena sekarang ini banyak Alquran yang sudah ada di platform digital maka saya khawatir Alquran yang berbentuk mushaf ini, dari kertas maupun dari kulit, akan sedikit demi sedikit berkurang eksistensinya bahkan dikhawatirkan musnah. Maka dari itu, saya berkeinginan untuk membuat Alquran dari marmer yang tentunya lebih awet dibandingkan yang berbahan kertas atau yang lain sebagainya,” jelas Hidayat.

Pria yang berprofesi sebagai pengrajin marmer ini menjelaskan detail tentang karyanya. Ia mengimpor bahan baku marmer langsung dari Italia hingga biaya pembuatannya yang mencapai Rp2,1 juta per lembar. 

Kualitas bahan itulah yang diakui menjadi kendala utama penyelesaian Alquran marmer ini. Terlebih lagi, awalnya Hidayat membiayai sendiri pembuatan Alquran marmer, sebelum akhirnya mendapatkan bantuan dari para dermawan dan pemda setempat.

Proyek ini diperkirakan menghabiskan 600 keping marmer dengan total berat mencapai 14 ton.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini