Arab Saudi Terus Matangkan Persiapan Haji Tahun Ini

Hantoro, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 614 2239386 arab-saudi-terus-matangkan-persiapan-haji-tahun-ini-2z3N62nb0P.jpg Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Foto: Shutterstock)

PEMIMPIN Tertinggi Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz al Saud bersama jajarannya pada Selasa kemarin mengadakan rapat terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Mereka bersama-sama mematangkan persiapan menyambut para jamaah haji.

Kabinet pemerintahan juga menyiapkan langkah-langkah yang harus diambil berdasarkan rencana luar biasa pelaksanaan ibadah haji di tengah pandemi virus corona (covid-19). Mereka akan melakukan kontrol yang dilaksanakan sebelum hingga sesudah musim haji.

Baca juga: Haji Batal, Begini Curhat Mualaf Amerika 

Mengutip dari Saudigazette, Rabu (1/7/2020), pada sesi awal rapat secara virtual yang diketuai Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman tersebut dibahas mengenai kasus covid-19 secara lokal dan internasional. Demikian dijelaskan Penjabat Menteri Media Majid Al Qasabi dalam sebuah pernyataan kepada Saudi Press Agency.

Diterangkan pula bahwa Pemerintah Arab Saudi akan menyiapkan tenaga kesehatan dan perawatan medis untuk kasus-kasus terinfeksi covid-19.

Mereka juga menyatakan apresiasi atas dukungan dunia Islam dan internasional atas keputusan menyelenggarakan ibadah haji tahun ini dengan jumlah jamaah yang sangat terbatas dari berbagai negara yang tinggal di wilayah Arab Saudi.

Baca juga: Begini Skema Haji dan Umrah di Masjidil Haram 

Keputusan ini sesuai syariat (hukum Islam) yang menekankan menghindari kerusakan akibat wabah covid-19, selain juga terus menjaga kesehatan secara global.

Langkah tersebut mewujudkan arahan Penjaga Dua Masjid Suci dan Putra Mahkota dalam menyelenggarakan ibadah haji tahun ini secara aman dan sehat.

Sebelumnya Badan Urusan Masjid Agung di bawah Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci sedang melakukan studi tentang seluruh aspek rencana pengendalian kerumunan sebelum pembukaan secara parsial Masjidil Haram bagi para jamaah untuk melakukan tawaf mengelilingi sekitar Kakbah di musim haji mendatang.

Otoritas berwenang sedang mengaji wacana hanya 40 persen dari kapasitas Masjidil Haram yang diperkenankan masuk.

Baca juga: Ketahui, Ini Protokol Kesehatan yang Wajib Dipatuhi Jamaah Haji 2020 

Masjidil Haram. (Foto: AP)

Nantinya Departemen Umum Keselamatan, Keamanan, dan Manajemen Kerumunan di Masjidil Haram yang bertugas menjaga secara ketat langkah pencegahan dan protokol kesehatan untuk membendung persebaran covid-19.

Rencana ini juga mempertimbangkan kemungkinan praregistrasi data dan nomor kontak pengunjung Masjidil Haram saat masuk, termasuk aturan ketat menjaga jarak antarjamaah. Turut dipersiapkan juga pengaturan kamera pengukur suhu tubuh pengunjung di setiap pintu masuk.

Aturan lain yang diberlakukan ketat oleh jajaran penjaga masjid suci ialah pengunjung diwajibkan mencuci tangan dengan sabun, menggunakan hand sanitizer nonalkohol, tidak berjabat tangan, dan menutup mulut saat bersin.

Baca juga: Kuota Haji 2020 Dominan Milik Ekspatriat 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini