MUI Imbau Kaum Muslimin Lebih Berinisiatif dan Kreatif

Kamis 02 Juli 2020 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 614 2240171 mui-imbau-kaum-muslimin-lebih-berinisiatif-dan-kreatif-mi4HyHwqoZ.jpg Ilustrasi Muslimin. (Foto: Unsplash)

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seorang Muslim memiliki sifat kreatif dalam menjalani kehidupan. Muslimin wajib mengambil inisiatif terlebih dahulu dan kreatif. Sebab jika tidak, bakal dipaksa dipaksa menjalankan ide orang lain.

Baca juga: MUI Tegaskan Pandemi Jangan Menghambat Jihad Melawan Narkoba 

"Syekh Muhammad Al Ghazali pernah mengatakan dalam kalimat yang pendek namun maknanya dalam sekali. Khudil fikrota, ambillah inisiatif untuk menyampaikan ide, qobla an ta'khudakal fikrotu, sebelum engkau dipaksa oleh sebuah ide," ungkap Ketua Komisi Seni dan Budaya Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Habiburrahman El Shirazy, Selasa 30 Juni 2020, dikutip dari laman resmi MUI.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

"Jadi menurut Syekh Muhammad Ghazali, sesungguhnya hidup kita ini hanya dua pilihan. Pilihan pertama, kita menjadi orang yang terus kreatif menyampaikan ide-ide kebaikan. Kalau kita tidak kreatif maka menjadi pilihan yang kedua mau tidak mau, yaitu kita akan dipaksa mengikuti ide orang lain," jelas novelis kondang yang kerap disapa Kang Abik ini.

Baca juga: Inilah Janji Allah dalam Alquran untuk Orang yang Sabar 

Ia menuturkan, kalau kaum Muslimin kreatif maka memberikan kebahagiaan. Sebab dengan menjadi kreatif maka diberikan taufik oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Sebaliknya, lanjut dia, jikalau tidak kreatif maka dipaksa mengonsumsi ide-ide orang lain. "Kalau ide itu selaras dengan tauhid, alhamdulillah. Kalau tidak, ini menjadi problem," paparnya.

Dia menambahkan, sebagai umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, kaum Muslimin perlu berikhtiar semaksimal mungkin menjadi insan kreatif, terutama dalam menyampaikan ide. Tentu saja ide yang selaras dengan nilai tauhid karena itu dasar kesenian Islam.

"Kalau sebuah kesenian itu tidak selaras dengan tauhid, boleh dipastikan bahwa itu tidak selaras dengan Islam. Itu disepakati oleh semua ulama, semua seniman Muslim, semua filosof Muslim dari dulu sampai sekarang bahwa asas dasar atau ruh seni Islam adalah tauhid," tandasnya.

Baca juga: Termasuk Orang Terzolimi, Ini 3 Golongan Hamba yang Doanya Maqbul 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini