'Anak Pesantren Keren' Menangkan Anugerah Syiar Ramadan 2020, RCTI: Alhamdulillah

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 11 Juli 2020 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 11 614 2244915 anak-pesantren-keren-menangkan-anugerah-syiar-ramadan-2020-rcti-alhamdulillah-IKY6duvAC5.jpg Pemimpin Redaksi RCTI Atika Suri (kiri) dan Wakilnya Herik Kurniawan menerima penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2020 (iNews..id/Riezky Malunana)

JAKARTA - Program Seputar iNews Pagi ‘Anak Pesantren Keren’ RCTI meraih penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2020. Pemimpin Redaksi RCTI Atika Suri berterima kasih kepada penyelanggara dan pihak-pihak yang berkontribusi dalam program khas Ramadhan tersebut.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada KPI, MUI dan Kemenpora atas penghargaan ini,” kata Atika saat menerima penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2020 di Kantor KPI Pusat, Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Dalam ajang yang digelar secara virtual karena pandemi Covid-19, Atika menuturkan bahwa program Anak Pesantren merupakan liputan spesial Ramadhan RCTI.

“Kami ingin menginformasikan dan mengispirasi bahwa lulusan pesantren tidak hanya mendapatkan tempaan soft skill yang baik tetapi juga hard skill bagus, semoga bisa menginspirasi," ujarnya.

Baca juga: Program Anak Pesantren Keren RCTI Raih Penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2020

Anugerah Syiar Ramadan 2020 merupakan ajang penghargaan kepada industri dan pelaku penyiaran yang bisa menghasilkan konten-konten berkualitas sesuai nilai-nilai religi selama Ramadhan 1441 Hijriah.

ilustrasi

KPI memverifikasi 74 program Ramadhan yang tayang di sejumlah lembaga penyiaran dalam penilaian awal Anugerah Syiar Ramadan 2020, kemudian disaring 39 program sebagai nominasi dari 9 kategori.

Tim juri terdiri dari KPI Pusat, Komisi I DPR, MUI, PBNU, dan PP Muhammadiyah.

"Ini bagian dari pemicu lembaga penyiaran untuk membuat program yang baik dan berkualitas,” kata komisioner KPI Pusat Mimah Susanti.

Sementara Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi KH Masduki Baidlowi berharap industri penyiaran jangan hanya memproduksi program berkualitas saat Ramadhan saja.

“Kami juga berharap di luar Ramadhan bisa melaksanakan konten kreatif yang bagus, sehingga publik kita yang sebenarnya mempunyai hak terbesar frekuensi radio, bisa mendapatkan informasi maupun hiburan bermutu,” katanya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini