WAKIL Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan ketika istri sedang hamil, apalagi sebentar lagi melahirkan, yang harus dilakukan suami adalah pandai menjaganya. Kemudian memperbanyak amalan sunah supaya istri dan calon bayi tetap selamat serta sehat.
"Pertama, suami harus bersyukur dan bergembira atas kehamilan istri, sebagai bentuk peneguhan bahwa kehamilan adalah amanah Allah Subhanahu wa ta'ala," katanya kepada Okezone beberapa waktu lalu.
Baca juga: Yuk Puasa Senin-Kamis, Barengi dengan Amal Salih Lainnya
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surah Ibrahim:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd
Artinya: "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS Ibrahim: 7)
Kedua, mendukung kebutuhan kehamilan istri dengan makanan sehat dan halal. Sebab, makanan baik dan halal inilah yang membentuk janin bayi tumbuh sehat serta berkepribadian baik dan salih.
Ketiga, ciptakan suasana rumah yang menyenangkan dan nyaman sehingga psikologi ibu dan calon bayi dalam kondisi terbaik.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
Wa 'āsyirụhunna bil-ma'rụf
Artinya: "Pergaulilah mereka dengan baik." (QS An Nisa: 19)
Baca juga: Ketika Gus Miftah Menangis Diamanatkan Sumbangan oleh Wanita Pekerja Malam
Keempat, perbanyak ibadah, puasa, zikir, dan doa yakni sebagai bentuk taqorub kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
"Agar diberikan bayi yang sehat terjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya gangguan dari setan, dengan membaca doa ini," terangnya.
