Meneladani Sifat Pemaaf Nabi Yusuf, Berakhir Persatuan Keluarga

Alya Amellia Amini, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 614 2250346 meneladani-sifat-pemaaf-nabi-yusuf-berakhir-persatuan-keluarga-VSscjmMiuM.jpg Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Sebagaimana Allah Subhanahu wa ta'ala sebutkan dalam firman-Nya:

فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: "Maka ceritakanlah kepada mereka kisah-kisah itu agar mereka berpikir." (QS Al A’raf: 176)

"Banyak sekali keutamaan akhlak Nabi Yusuf yang bisa dijadikan teladan. Orang yang ikhlas saking ikhlasnya dia, keikhlasannya dia itu pun tidak merasa dari diri dia, dan dia hanya berkata Laa hawla wa laa quwwata illa billah,” kata Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya.

Baca juga: Menghajikan Orangtua yang Meninggal, Gimana Hukumnya? 

Ilustrasi. (Foto: Istimewa/Pond5)

Kisah Nabi Yusuf ini mengajarkan kepada kita untuk selalu ikhlas dan sabar dalam menghadapi cobaan serta jauhkan diri dari sifat pendendam.

Seperti telah terjadi pada Nabi Yusuf, meski dibenci oleh saudaranya dan diceburkan ke sebuah sumur, tidak membuat Nabi Yusuf dendam dan benci. Bahkan, Nabi Yusuf meminta agar dosa mereka diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Wallahu a'lam.

Baca juga: Baim Wong Takut Setelah Dengar Ceramah UAS, Kok Bisa? 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya