(يوم المحشر, Yaumul Hasyir).
Hisab adalah perhitungan amalan manusia di hari kiamat. Ketika itu amalan shalih yang telah dilakukan seseorang di dunia serta amalan keburukannya akan diperlihatkan dan diperhitungkan untuk menentukan apakah ia berhak mendapatkan keridhaan Allah atau justru kemurkaan dari-Nya.
Adapun Mizan yaitu timbangan yang akan Allah letakkan untuk membandingkan antara amalan kebaikan seorang hamba dan amalan keburukannya, mana yang lebih berat di sisi Allah. Dengan itu akan tampak keadilan Allah, tidak sedikitpun Dia menzhalimi hamba-hamba-Nya.
Allah Ta’ala berfirman:
وَنَضَعُ الْمَوَازِيْنَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلاَ تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا وَكَفَى بِنَا حَاسِبِيْنَ (47)
Artinya: “Dan Kami akan tegakkan timbangan yang adil pada hari Kiamat, sehingga tidak seorang pun yang dirugikan walaupun sedikit. Jika amalan itu hanya seberat biji sawipun, pasti Kami akan mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” (QS. Al-Anbiya’: 47).