Gagal Berangkat, Calon Jamaah Haji Sumbangkan Uangnya untuk Warga Miskin

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 614 2253492 gagal-berangkat-calon-jamaah-haji-sumbangkan-uangnya-untuk-warga-miskin-bY0Ouwwkjb.jpg Ilustrasi jamaah haji. (Foto: Dok MCH)

SEORANG pria asal Afghanistan memilih menghabiskan waktu serta dana tabungan hajinya untuk membantu orang-orang miskin di negaranya. Keputusan tersebut ia ambil setelah Pemerintah Arab Saudi yang membatasi jumlah jamaah haji tahun ini dikarenakan pandemi virus corona (covid-19).

"Mungkin takdir saya untuk haji bukan untuk dilaksanakan di tahun ini. Saya percaya dengan membantu orang yang membutuhkan akan bernilai sama dengan pergi haji," ungkap Tajuddin Sangarwal, dikutip dari Arabnews, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Sambut Jamaah Haji, Masjidil Haram Tingkatkan Langkah Sterilisasi 

Seorang warga berusia 42 tahun asal Logar, selatan Kota Kabul, Afghanistan, ini menambahkan bahwa pandemi telah membuat banyak orang menganggur, di antaranya yang berjuang begitu keras untuk dapat memenuhi kebutuhan harian.

"Berdasarkan informasi dari para pendakwah di masjid-masjid dan radio, orang-orang di berbagai bagian Afghanistan sangat terdampak covid-19. Karena itu, kami memutuskan membantu mereka dengan apa pun yang kami bisa."

Hingga hari Minggu kemarin, Kementerian Kesehatan Afghanistan mencatat lebih dari 36.000 orang positif terinfeksi dan 1.259 kematian akibat virus corona di seluruh penjuru negeri.

Himat Shah, seorang tetua suku dari Provinsi Samangan di Afghanistan Utara, mengatakan, "Allah tidak semata-mata menilai dari haji kami, tetapi Dia akan senang jika kita memberikan amal kepada orang-orang, membantu mereka yang dalam kemiskinan dan terancam kelaparan."

Sangarwal dan Shah tidak sendirian. Dengan haji yang dibatalkan untuk hampir 30.000 warga Afghanistan yang mendapatkan kuota haji tahun ini, orang-orang dari Logar dan di seluruh negeri melibatkan diri dalam kegiatan amal guna membantu sesama.

Salah satunya adalah Rahmatullah, warga asal Kabul yang menggunakan setengah dari USD5.000 yang telah ditabung untuk pergi haji untuk membantu kepada yang lebih membutuhkan.

Baca juga: Kenangan Relawan Haji Arab Saudi, Rela Mengubur Mimpi Layani Jamaah Tahun Ini 

"Saya telah menyisihkan uang sedikit demi sedikit dari pekerjaan bertahun-tahun sebagai penjahit khusus untuk haji, tetapi sekarang menjadi jelas bahwa pintu rumah Allah di Makkah tidak akan terbuka untuk kita tahun ini," katanya kepada Arabnews.

"Awalnya, (saya) merasa sangat sedih, tetapi semakin saya memikirkannya sekarang, (saya) merasa bahagia dan sampai pada kesimpulan ini bahwa lebih baik memberikan uang kepada beberapa orang miskin, janda, yatim-piatu yang tak terhitung jumlahnya dan mereka yang kehilangan mata pencaharian karena perang, dan terlebih belakangan ini karena covid-19 di Afghanistan."

Ia mengatakan hal ini mengingatkannya pada sebuah puisi karya penyair Afghanistan, Maulana Jalalludin Balkhi, yang telah menyarankan para jamaah untuk lebih fokus pada membantu sekitar yang lebih membutuhkan, seperti tetangga, hingga sanak saudara. Diyakini bahwa Allah akan lebih senang terhadap sikap baik tersebut di tengah kondisi sekarang ini.

"Allah dapat mendengar kita bertobat dari mana saja. Percayalah Dia akan lebih senang jika saya dengan orang lain saling membantu orang miskin, sehingga mereka akan dipastikan tidak kelaparan hingga terpaksa melakukan perbuatan buruk hanya untuk bertahan hidup," kata Rahmatullah.

Baca juga: Terpilih Berhaji Jadi Kado Terindah bagi Muslimah Asal Malaysia Ini 

Ia menambahkan, beberapa tetangganya, termasuk teman-teman dan anggota keluarganya, yang telah merencanakan untuk pergi haji telah bertekad mengumpulkan tabungan mereka untuk membantu orang yang yang kurang mampu.

Masjidil Haram. (Foto: Unsplash)

Pir Mohammad Ahmadzai, penggerak Air Gateway Travel and Tours, mengatakan telah mendengar dari para klien tentang ketersediaan mereka untuk secara personal memberikan uangnya kepada orang-orang miskin, mengingat ketidakpastian akan keberangkatan mereka untuk menunaikan haji di tengah pandemi yang merebak sekarang ini.

Ia menambahkan bahwa ayahnya pun melakukan hal yang sama ketika mendapatkan pengumuman akan aturan baru bagi jamaah haji yang dibatasi tahun ini.

Fazl Ahmad Husseini, kepala Departemen Publikasi di Kementerian Agama dan Haji Afghanistan, meminta mereka yang kehilangan kesempatan untuk haji agar mengalokasikan dana tersebut kepada yang lebih membutuhkan di sana.

Baca juga: Ungkapan Kebahagiaan Seorang Pelajar Terpilih Berhaji Tahun Ini 

"Orang-orang sebagian besar menyambut panggilan kami karena kami adalah negara Islam, orang-orang membutuhkan bantuan di sini, dan setiap tetes diperhitungkan," kata Husseini kepada Arabnews.

Lebih lanjut ia meminta Arab Saudi menambahkan kuota yang diberikan untuk para jamaah haji asal Afghanistan di tahun depan guna mengakomodasi penduduk setempat yang telah melewatkan haji tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini