Riyadh Menjelma Jadi Kawasan Hijau Terbesar di Arab Saudi

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 614 2256603 riyadh-menjelma-jadi-kawasan-hijau-terbesar-di-arab-saudi-TKaFrHHND4.jpg Kota Riyadh, Arab Saudi menjelma menjadi kawasan hijau (Foto: Arab News)

PROYEK Green Riyadh menjadi salah satu inisiatif penghijauan kota terbesar di dunia, perubahan tersebut terbilang cepat. Jalan-jalan utama, termasuk jalan Raja Khalid, Makkah dan Raja Salman, mendapatkan facelift sebagai bagian dari tujuan Visi 2030 untuk meningkatkan kualitas hidup di kota.

Profesor Tanaman Hias, Kebun dan Area Hijau di King Saud University, Fahad Al-Mana mengatakan, bahwa spesies pohon asli yang digunakan untuk proyek ini termasuk Ziziphus Spina-Christi, Acacia Gerrardii dan Prosopis Cineraria, umumnya dikenal sebagai pohon ghaf.

Menurut Al-Mana, pohon-pohon itu dapat bertahan hidup dalam kondisi gurun yang keras, dan akan tumbuh tanpa perawatan pertanian intensif.

“Sebagian besar spesies pohon yang digunakan dalam penanaman proyek Green Riyadh berasal dari lingkungan lokal yang berkembang baik dengan layanan dan perawatan pertanian yang rendah,” katanya seperti dikutip dari laman Arab News, Selasa (4/8/2020).

Sebelum penanaman pohon, kondisi lingkungan Riyadh sudah diperhitungkan. Sehingga semua tumbuhan yang ditanam di sana dapat tumbuh dengan baik hingga membesar, hanya dalam jangka waktu tiga tahun.

Baca juga: 200 Ribu Umat Islam di Jepang Kesulitan Menguburkan Jenazah

“Di beberapa lokasi, mereka telah memindahkan pohon lokal berusia tiga tahun yang dirawat di pembibitan tanaman ke lokasi baru di mana mereka tumbuh dengan sukses,” ujar Al-Mana.

Green Riyadh akan meningkatkan jumlah tanaman hijau di kota, serta menambah tutup hijau di ibu kota Saudi dengan penanaman 7,5 juta pohon di sekitar fitur dan fasilitas utama kota.

Proyek ini akan mengurangi suhu sekitar rata-rata 2 derajat Celsius, dan meningkatkan kualitas udara, serta mendorong orang untuk mengikuti gaya hidup lebih sehat dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Proyek Green Riyadh mengingatkan kita kepada hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam tentang salah satu tanda kiamat. Meski tidak ada yang tahu kapan persisnya hari kiamat terjadi, namun Rasulullah memberi petunjuk berupa tanda-tanda kiamat sudah dekat.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim disebutkan bahwa salah satu kiamat sudah dekat ialah ketika wilayah Arab Saudi mendadak menghijau dan banyaknya bermunculan sungai-sungai.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidak akan tiba hari Kiamat hingga Tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai,” (HR. Muslim, disadur dari Kitab Az-Zakaah, bab Kullu Nau’in minal Ma’ruuf Shadaqah (VII/97, Syarh An-Nawawi).

Dalam hadits lainnya, Rasulullah bersabda: "Kiamat tidak akan terjadi hingga wilayah Arab kembali menjadi wilayah yang subur, banyak padang hijau dan sungai-sungai. Hingga orang yang melakukan safar antara Iran dan Makkah tidak ada yang ditakuti selain kegelapan di jalan. Dan tidak muncul kiamat sampai terjadi banyak pembunuhan," (HR. Ahmad no. 8833 dan disahihkan Syuaib Al-Arnauth).

Seperti kita tahu bahwa Arab Saudi adalah salah satu negara yang cukup kering dan tandus di zaman Nabi. Curah hujan di sana sangat rendah sehingga membuat banyak wilayahnya hanya berupa padang pasir dan gurun tandus.

Namun, sejumlah wilayah di Arab Saudi kini mulai menghijau. Tak hanya itu, pemerintah setempat sedang gencar-gencarnya melakukan gerakan penghijauan, di mana salah satunya diimplementasikan melalui proyek Green Riyadh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya