Unik, Masjid Bersejarah Ini Dibangun Tanpa Paku dan Semen

Yudistira, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 615 2257343 unik-masjid-bersejarah-ini-dibangun-tanpa-paku-dan-semen-fdN08Q3f4C.JPG Masjid Orhan Gazi berusia 7 abad peninggalan Kekaisaran Ottoman yang dibangun tanpa paku (Foto: Daily Sabah)

BANYAK bangunan bersejarah berusia ratusan tahun namun masih kokoh berdiri hingga saat ini. Salah satunya adalah dua masjid unik yang terletak di Alcakoca, Provinsi Dúzce, barat laut Turki.

Kedua masjid ini terbilang unik karena bangunan itu dibangun tanpa semen dan paku. Meski begitu, masjid tersebut hingga kini masih kokoh berdiri sekalipun usianya telah berabad-abad.

Masjid Orhan Gazi dan Hemsin Cuma menjadi simbol budaya lokal Turki sekaligus memiliki daya tarik bagi pengunjung.

Melansir dari laman Daily Sabah, Rabu (5/8/2020), teknik yang digunakan dalam membangun dua masjid ini seperti teknik membangun candi. Hanya saja, bahan dasar masjid terbuat dari potongan balok kayu.

Baca juga: Tokoh Muslim Terpilih Jadi Presiden Negara Kaya Minyak di Amerika Selatan

Teknik ini secara luas sudah digunakan oleh penduduk bagian Utara Anatolia, khususnya masyarakat yang berada di desa-desa terpencil. Metode seperti itu bisa jadi digunakan untuk mencegah bangunan tetap aman saat dilanda gempa maupun banjir.

Masjid Hemsin Cuma

Masjid Orhan Gazi merupakan yang tertua di Desa Çayagzi. Masjid itu dibangun pada tahun 1323, itu artinya usianya sudah hampir 700 tahun alias tujuh abad.

Penamaan masjid diambil dari nama Orhan Gazi, yang merupakan nama anak dari Osman Gazi, sang pendiri kekaisaran Ottoman. Hal ini membuktikan bahwa Orhan Gazi, pernah mengunjungi desa itu tahun 1323 dan mendirikan masjid dengan menggunakan namanya sendiri.

Sedangkan Masjid Hemsin Cuma usianya jauh lebih muda. Masjid ini dibangun pada 1834 di masa kepemimpinan Sultan Mahmud II, yang menjadi penguasa Kekaisaran Ottoman saat itu.

Kedua masjid tersebut sangat penting sebagai bagian dari kearifan lokal dan keunikan arsitektur seni tinggi warisan kekaisaran Ottoman di masa lampau. Keberadaan dua masjid bersejarah itu menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke negara pimpinan Recep Tayyip Erdogan itu.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini