Wajib Tahu, Ini Rahasia di Balik Surah Al Kahfi

Yudistira, Jurnalis · Sabtu 08 Agustus 2020 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 330 2258935 wajib-tahu-ini-rahasia-di-balik-surah-al-kahfi-4YHuRmjs1w.jpg ilustrasi (stutterstock)

SURAH Al Kahfi yang turun di Makkah dan terdiri dari 110 ayat memiliki keutamaan tersendiri. Pada tiap Jumat, muslim disunahkan membaca Surah Kahfi di malam atau hari Jumat, yang salah satu hikmahnya adalah akan dijauhkan dari fitnah dajjal.

Ulama asal Mesir yang berdakwah di Indonesia, Syeikh Ahmad Al Misry memaparkan rahasia dan pesan tersembunyi di balik Surah Al Kahfi.

"Al Kahfi bermakna gua. Kata ini merujuk pada fenomena sekelompok pemuda yang bersembunyi di dalam gua dan dijuluki sebagai Ashabul Kahfi atau penghuni gua,” katanya dalam sebuah ceramah seperti dikutip dari channnel Youtube Permata Qalbu, Sabtu (8/8/2020).

Baca juga:  Kisah Unik di Balik Surah Al Kahfi

Peristiwa Ashabul Kahfi terjadi jauh sebelum Nabi Muhammad SAW diutus ke bumi. Kisahnya ada 7 pemuda beriman melarikan diri dari kekejaman Raja Dikyanus. Mereka bersembunyi di sebuah gua bersama seekor anjing dan memohon perlindungan Allah.

Mereka kemudian tertidur di dalamnya selama 309 tahun. Setelah bangun, kondisi tubuh mereka masih seperti sediakala, tidak membusuk. Allah menunjukkan kuasanya lewat 7 pemuda beriman tersebut.

“Di dalam Surah Al Kahfi banyak sekali menjelaskan mengenai beragam macam fitnah dunia, yaitu fitnah harta, fitnah jabatan, fitnah ilmu dan fitnah agama," ujar Ahmad Al Misry.

Nabi Muhammad SAW bersabda

مَنْ قَرَأ كما نزلت كانت له نورا يوم القيامة من مقامه ال مكة

Artinya: "Barangsiapa yang membaca Surah Al Kahfi sebagaimana yang diturunkan, maka ia akan diliputi cahaya dari tempatnya hingga ujung Makkah"

 

Imam Muslim juga meriwayatkan hadits Nabi SAW yang artinya:

"Barangsiapa yang menghafal 10 ayat pertama/terakhir Surah Al Kahfi, akan terpelihara dari fitnah dajjal".

Allah SWT menyampaikan sebuah nilai kehidupan melalui kisah yang terdapat dalam Surah Al Kahfi.

Baca juga:  Ini 6 Ayat Alquran yang Menjelaskan Keistimewaan Perempuan

Syeikh Ahmad Al Misry menjelaskan mengenai pembagian kisah fitnah dunia yang terdapat di dalamnya.

"Pertama ada fitnah agama, yang dijelaskan dalam ayat 9-26. Dalam ayat ini, dijelaskan mengenai sekelompok pemuda yang melarikan diri karena dipaksa oleh rajanya pada masa itu untuk tidak melaksanakan ibadah. Sehingga sekelompok pemuda tersebut memilih untuk berdiam diri di dalam sebuah gua,” jelasnya.

“Kedua fitnah harta yang tertuang dalam ayat 32-44. Dalam hal ini, agar kita terhindar dari fitnah harta, kita harus memahami mengenai hakekat dunia dan menyibukkan diri untuk amal akhirat.”

Ketiga adalah fitnah ilmu pengetahuan yang tercatat dalam ayat 60-82. Dalam ayat tersebut mengisahkan tentang Nabi Musa as yang bertemu dengan Nabi Khidir as. Nabi Musa as merasa sudah pintar dalam memahami banyak keilmuan, kemudian Allah SWT memerintahkannya untuk menemui seseorang di suatu tempat sebagai pelajaran bahwa di sisi orang yang pintar ada yang lebih pintar. Bertemulah Nabi Musa dengan Nabi Khidir as.

“Kita bisa mencegah fitnah ilmu pengetahuan ini dengan cara tawadhu, merendahkan diri di depan orang lain dan Allah SWT dan jangan mudah tertipu dengan ilmu yang kita miliki,” ujar Ahmad Al Misri.

Keempat adalah fitnah kekuasaan yang dijelaskan dalam ayat 83-89 di mana mengisahkan mengenai seorang raja bernama Zulkarnaen.

“Untuk mencegah dari fitnah kekuasaan, kita musti belajar seperti halnya Raja Zulkarnaen yang selalu ikhlas dalam mengabdi kepada umatnya dan ingat pada akhirat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini