Jamaah Haji Batal Berangkat Diminta Perdalam Manasik untuk Tahun Depan

Selasa 11 Agustus 2020 23:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 614 2260727 jamaah-haji-batal-berangkat-diminta-perdalam-manasik-untuk-tahun-depan-cAdPL3Upss.jpg Jamaah haji. (Foto: Dok Okezone)

IBADAH haji 1441H/2020M diselenggarakan dengan sangat terbatas. Pemerintah Arab Saudi hanya mengizinkan 10.000 jamaah menunaikan ibadah haji tahun ini. Langkah ketat tersebut akibat masih mewabahnya virus corona (covid-19) secara global, termasuk di Arab Saudi sendiri.

Jamaah haji hanya diberikan kepada warga negara asing (WNA) atau ekspatriat yang sudah bermukim di wilayah Arab Saudi. Mereka mendapat jatah kuota 70 persen. Sedangkan sisanya 30 persen untuk jamaah haji lokal. Dengan demikian, sangat banyak calon jamaah haji yang batal berangkat, termasuk dari Indonesia.

Baca juga: Cerita WNI Berhaji di Masa Pandemi: Gratis, Dilayani Bagaikan Raja 

Beberapa waktu sebelum keputusan ibadah haji secara sangat terbatas tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengumumkan tahun ini tidak memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci Makkah. Langkah tersebut untuk mencegah terjadinya penularan ketika berhaji.

Calon jamaah haji Indonesia yang mengalami pembatalan keberangkatan ke Tanah Suci Makkah pun diminta tetap melaksanakan kegiatan manasik haji.

"Yang terpenting kepada jamaah haji agar tetap menjaga kesehatan, waktu menunggu keberangkatan ini mari kita isi dengan memperdalam lagi Ilmu manasik," kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bima Furqan Ar-Roka, dikutip dari haji.kemenag.go.id, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: PBB Puji Arab Saudi Berhasil Selenggarakan Ibadah Haji di Tengah Pandemi Covid-19 

Ia berharap kebijakan pembatalan keberangkatan jamaah haji Indonesia oleh pemerintah dapat dipahami dan dimengerti oleh semua calon jamaah haji. Kepada calon jamaah haji, Furqan juga berpesan agar selalu mempersiapkan diri untuk keberangkatan pada tahun 1442H/2021 M.

"Harapannya dengan diadakannya kegiatan ini, jamaah haji dapat memahami dan mengerti latar belakang serta hikmah pembatalan keberangkatan Jemaah haji serta dapat pula mengetahui tentang apa saja yang harus dipersiapkan untuk keberangkatan pada tahun 1442H/2021 M mendatang," jelas dia.

"Didistribusikan juga buku manasik haji," tandasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini