Allah Paling Mencintai Amalan yang Rutin Dikerjakan seperti Puasa Senin Kamis

Hantoro, Jurnalis · Kamis 13 Agustus 2020 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 330 2261425 allah-paling-mencintai-amalan-yang-rutin-dikerjakan-seperti-puasa-senin-kamis-a1DTFz3SKG.jpg Ilustrasi Muslimin. (Foto: Unsplash)

RASULULLAH Shallallahu alaihi wa sallam selalu mengerjakan puasa Senin Kamis. Beliau mengatakan amalan sunah ini bisa menghapus kesalahan dan meninggikan derajat. Kemudian pada dua hari tersebut menjadi waktu amalan diangkat dan dihadapkan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Pentingnya menjalankan puasa Senin Kamis tersebut sebagaimana diterangkan dalam riwayat Usamah bin Zaid. Ia berkata:

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ حَتَّى لاَ تَكَادَ تُفْطِرُ وَتُفْطِرُ حَتَّى لاَ تَكَادَ أَنْ تَصُومَ إِلاَّ يَوْمَيْنِ إِنْ دَخَلاَ فِى صِيَامِكَ وَإِلاَّ صُمْتَهُمَا. قَالَ « أَىُّ يَوْمَيْنِ ». قُلْتُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ. قَالَ « ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ »

"Aku berkata kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam: 'Wahai Rasulullah, Engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira Engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang Engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.' Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bertanya: 'Apa dua hari tersebut?' Usamah menjawab: 'Senin dan Kamis.' Lalu Beliau bersabda: 'Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (kepada Allah Subhanahu wa ta'ala). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa'." (HR An-Nasai nomor 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan)

Baca juga: Yuk Disimak Pentingnya Niat Puasa Senin Kamis 

Kemudian terdapat dalil-dalil lainnya terkait keutamaan puasa Senin Kamis. Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, seperti dikutip dari Rumaysho, Kamis (13/8/2020), menjelaskan ada tiga dalil, yakni:

1. Hari lahir Rasulullah

Dari Abu Qotadah Al Anshori Radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab:

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

"Hari tersebut adalah hari Aku dilahirkan, hari Aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku." (HR Muslim nomor 1162)

2. Hari dihadapkannya amalan

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

"Berbagai amalan dihadapkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka Aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan Aku sedang berpuasa." (HR Tirmidzi nomor 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadis ini hasan ghorib. Syekh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini shahih lighoirihi (sahih dilihat dari jalur lainnya). Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib nomor 1041)

3. Puasa rutin Rasulullah

Dari Aisyah Radhiyallahu anha, beliau mengatakan:

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

"Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis." (HR An Nasai nomor 2360 dan Ibnu Majah nomor 1739. Syekh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih. Lihat Shahihul Jaami’ nomor 4897)

Baca juga: Keistimewaan Puasa Senin Kamis, Menambah Pahala dan Meningkatkan Syukur 

Adapun faedah menjalankan puasa Senin Kamis adalah dapat beramal pada waktu utama yaitu ketika catatan amal dihadapkan ke hadapan Allah Subhanahu wa ta'ala, kemudian kemaslahatan untuk kesehatan tubuh dikarenakan ada waktu istirahat setiap pekannya.

Puasa Senin Kamis sendiri dilakukan hampir sama dengan puasa wajib di bulan Ramadhan. Dianjurkan mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka. Terkait niat, tidak ada lafaz tertentu. Niat cukup dalam hati.

Puasa Senin Kamis sendiri dapat menjadi amalan Terbaik jika bisa rutin dikerjakan. Sebagaimana riwayat dari Aisyah Radhiyallahu anha, beliau mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

"Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta'ala adalah amalan yang dirutinkan walaupun itu sedikit." Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. (HR Muslim nomor 783, Kitab Shalat Para Musafir dan Qasharnya, Bab Keutamaan Amalan Shalat Malam yang Kontinu dan Amalan Lainnya)

Baca juga: "Sejak Rajin Puasa Senin-Kamis Saya Enggak Harus Minum Obat Lagi" 

Dari Aisyah, beliau mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Rasulullah menjawab:

أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ

"Amalan yang rutin (kontinu) walaupun sedikit." (HR Muslim nomor 782)

Alqomah pernah bertanya kepada Ummul Mukminin Aisyah, "Wahai Ummul Mukminin, bagaimanakah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam beramal? Apakah Beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?"

Aisyah menjawab:

لاَ. كَانَ عَمَلُهُ دِيمَةً وَأَيُّكُمْ يَسْتَطِيعُ مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَسْتَطِيعُ

"Tidak. Amalan Beliau adalah amalan yang rutin dilakukan. Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang Beliau Shallallahu alaihi wa sallam lakukan." (HR Muslim nomor 783)

Baca juga: Puasa Senin-Kamis Sangat Istimewa, Ini Dalil-dalilnya 

Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala memudahkan setiap Muslim melakukan amalan puasa Senin Kamis ini dengan rutin. Sebab, amalan yang rutin meskipun sedikit, itu lebih baik, dan lebih dicintai Allah Subhanahu wa ta'ala.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini