Bangun Hubungan Harmonis Suami Istri, Ini Caranya Menurut Ustadz Khalid Basalamah

Riyadi Akmal, Jurnalis · Sabtu 15 Agustus 2020 06:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 15 330 2262589 bangun-hubungan-harmonis-suami-istri-ini-caranya-menurut-ustadz-khalid-basalamah-D671kRl0eo.jpg Ustadz Khalid Basalamah. (Foto: Istimewa/Youtube Khalid Basalamah Official)

HUBUNGAN merupakan interaksi antara dua orang atau lebih. Hubungan terjadi dalam setiap proses kehidupan manusia. Dalam Islam, hubungan yang halal yaitu ketika laki-laki dan perempuan menikah. Ini merupakan ibadah sepanjang hayat.

Setiap orang yang sudah menikah pasti mendambakan hubungan harmonis dalam keluarganya. Kemudian menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah, serta berada dalam limpahan rahmat Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Inilah Jalan Mudah ke Surga 

Mereka yang sudah menikah pun harus selalu menjaga kualitas hubungannya. Hal terpenting untuk menopang sebuah hubungan yaitu harus selalu menutup semua pintu yang dapat merusak hubungan.

"Seperti pandangan mata. Mata harus dikontrol dan harus dijaga. Orang dapat menjaga pandangan dari hal-hal yang haram yang Allah Ta'ala haramkan, maka akan membuat kita menikmati pasangannya," ungkap Ustadz Khalid Basalamah, dikutip dari akun resmi Instagram-nya @khalidbasalamahofficial, Sabtu (15/8/2020).

Ia menceritakan, terdapat sebuah hikmah menurut para ulama, wanita yang menggunakan tutup aurat yang rapat itu dapat membuat pasangannya tidak jenuh untuk memandangnya. Di luar terlihat tertutup, ketika di rumah terbuka, semuanya tercium wangi, bersih, dan rapi. Itu semua akan menopang rasa cinta yang luar biasa di rumah tangga.

Ustadz Khalid melanjutkan, ini merupakan hal mendasar yang harus diketahui. Hal ini yang bersifat fisik pemandangan.

Baca juga: Ustadz Khalid: Mendidik Anak Salih Harus Sabar dan Bertahap 

Ilustrasi pernikahan. (Foto: Unsplash)

Adapun yang bersifat pengorbanan lain misalnya kalau selama ini masih mengurusi urusan dunia dan akhirat yang halal masih bisa menikmati. Nikmat di sini misalkan kalau keluar sama-sama, meluangkan waktu bersama.

"Kenapa orang yang berpacaran bisa, sedangkan suami istri tidak bisa? Seharusnya suami istri bisa meluangkan waktu bersama, duduk berdua, ngobrol berdua, menghadiri pengajian berdua. Kalau alasannya ada anak, anak bisa dititipkan dahulu pada orangtua untuk sementara, karena meluangkan waktu berdua merupakan hal yang penting dalam agama yang harus dilakukan oleh suami istri. Dalam rumah tangga untuk mencapai rasa cinta itu maka suami istri harus bisa meluangkan waktu, karena ketika cinta sudah muncul pada waktu dan tempat yang benar maka akan sangat terasa kenikmatannya," terangnya.

Baca juga: Ini Penjelasan Zina Merusak Segalanya: Nama Baik hingga Rezeki 

Ustadz Khalid menambahkan, cinta merupakan anugrah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala maka setiap Muslim diwajibkan menyempurnakan ibadahnya kepada Allah Ta'ala dengan menikah. Sebab dengan menikah setiap Muslim dapat merasakan kenikmatan cinta yang diridhoi oleh Allah Ta'ala, dan Allah selalu meminta setiap hamba-Nya untuk selalu menjaga kualitas hubungan yang baik dan berada di jalan-Nya untuk mencapai kebahagian dunia dan akhirat.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Kelebihan Harusnya Disyukuri, Bukan untuk Sombong 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini