Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajib Tahu, Ini 4 Penyebab Hidup Selalu Susah

Putri Aliya Syahidah , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2020 |19:05 WIB
Wajib Tahu, Ini 4 Penyebab Hidup Selalu Susah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

HIDUP terkadang tidak selamanya bahagia. Seringkali manusia dilanda kesusahan dan kepenatan. Hidup susah yang paling utama adalah manusia jauh dari Allah. Hal ini seringkali tidak disadari oleh manusia.

Jika hidup yang dijalani penuh dengan kesulitan tanpa henti, sebagian manusia yang hatinya jauh dari mengingat Allah, mereka akan memilih mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

Mengakhiri hidup dijadikan jalan pintas karena sebagian dari mereka menganggap bahwa hal ini jalan terbaik untuk terlepas dari segala permasalahan. Manusia yang hatinya condong terhadap kehidupan dunia, mereka akan melupakan kehidupan akhirat yang amat berat. Mereka akan hidup sebebas dan sesuka hati saja.

Allah berfirman dalam Alquran Surah Asy-Syura ayat 30 yang artinya "Dan musibah apapun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu),".

Berikut perkara yang jadi penyebab hidup susah:

1. Malas berzikir

Sesungguhnya, ketenangan hati dapat dirasakan dengan mengingatNya. Zikir merupakan perintah Allah karena banyak manfaatnya. Di antara bentuk zikir dengan lisan adalah mengucapkan kalimat tasbih, tahlil, takbir, tahmid dan sebagainya.

Allah berfirman dalam Alquran Surah Ar-Ra'd ayat 28 yang artinya "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram,".

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda; "Tidak duduk satu jamaah mengucap zikrullah, melainkan (di tempat itu) telah dikelilingi malaikat-malaikat yang dipenuhi rahmat dan diturunkan kepada mereka sakina (ketenangan)," (HR. Muslim).

2. Jauh dari Alquran

Sesungguhnya Alquran adalah pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Sebagaimana Allah berfirman dalam Alquran Surah Thaha ayat 124 yang artinya: "Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta,"

Manusia yang jauh dari Alquran pasti akan menyimpang dari kebenaran. Membaca Alquran secara rutin dapat menolong pembacanya saat di akhirat nanti, karena Alquran menjadi salah satu pemberi syafaat kepada manusia atas izinNya.

Dari Abu Umamah bahwasanya dia mendengar Rasulullah bersabda: "Bacalah Alquran. Sesungguhnya Alquran akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi sahabatnya," (HR. Muslim).

3. Malas menuntut ilmu

Menuntut ilmu hukumnya wajib untuk setiap manusia karena dengannya akan berhati-hati dalam menjalani hidup. Manusia yang menuntut ilmu, maka hidupnya akan tenang dan damai. Orang yang tidak berilmu akan berbeda dengan orang yang berilmu.

Dikutip dari buku '400 Kebiasaan Keliru dalam Hidup Muslim' karya Abdillah Firmanzah Hasan, Imam Abu Hanifah memberikan nasihatnya sebagai berikut:

"Kami memang bodoh tapi itu bisa kami usir dengan terus -menerus belajar. Jauhilah sifat malas, sebab malas itu sumber keburukan dan kerusakan yang amat besar,".

Imam Syafi'i berkata: "Barangsiapa yang tak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan,".

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement