Dalam syair Majnunu Laila ¬–yang artinya orang yang tergila-gila dengan Laila, bukan Laila Majnun yang berarti Laila yang gila– Qais melantunkan:
فلو كنتُ أعمى أخبِط الأرضَ بالعصا ۞ أصمَّ فنادتني أجبتُ المناديا!
"Jika saja aku ini menjadi buta, akan aku entakkan tongkatku di atas muka bumi. Dan apabila aku tuli pun, andai saja Laila mengundangku, aku akan datangi pengundang tersebut."
Sebagian perawi mengisahkan bahwa Qais di kemudian hari menjadi buta dan tuli setelah melantunkan syairnya tentang buta dan tuli.
Baca juga: Bubur Asyura, Hidangan Lezat Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram
Oleh karena itu, alangkah baiknya setiap Muslim menjaga lisannya. Berucap atau berkatalah yang baik-baik saja. Berusahalah menjaga emosi agar tidak terlontar kata-kata buruk.
Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala selalu memberikan rahmat-Nya dan menjaga lisan setiap Muslim. Amin.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)