Apa Makna dari Sahabat Sejati, Ini Penjelasan Ustaz Aris Munandar

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 08:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 12 330 2326436 apa-makna-dari-sahabat-sejati-ini-penjelasan-ustaz-aris-munandar-fHWKaBA9ce.jpg Pililah sahabat yang dapat membawa kebaikan dunia dan akhirat. (Foto: Fine Art America)

JAKARTA- Apa makna dari sahabat? Jika sahabat tidak ada makna apa akan tetap bersahabat. Ustaz Aris Munandar, SS, M.P.I, Pengajar dan Pembina Pondok Pesantren Hamalatul Quran Yogyakarta memberikan nasihat.

Dalam pesan singkatnya kepada Okezone, dikutip Senin (14/12/2020), dia menyebutkan Guruku, Hamam kata Bisyr bin Harits berpesan kepadaku:

”Semua sahabat yang engkau tidak bisa mendapatkan manfaat dengan bersahabat dengannya tinggalkanlah bersahabat dengannya.”

Baca Juga: Bagaimana Jika Makmum Tertinggal Sholat Jumat, Ini Penjelasannya

Kutanyakan kepada beliau tentang indikator mendapatkan manfaat dari bersahabat dengan seseorang.

Jawaban Sang Guru sebagai berikut:

”Mengajarkan kebaikan kepadamu atau memberikan informasi tentang kebaikan kepadamu atau sungguh-sungguh berbuat baik kepadamu.” (Tarikh Baghdad 13/18)

Baca Juga: Mau Sholat Jumat, Perhatikan 11 Hal Ini Agar Pahala Mengalir

Tidak semua orang yang ada di sekitar kita layak kita jadikan sebagai sahabat. Sebagiannya cukup dijadikan sebagai kenalan, sekadar kita sapa dengan tetap berlaku baik ketika berjumpa.

Orang yang layak dijadikan sebagai sahabat adalah orang yang bisa memberi manfaat kepada kita ketika kita bersahabat dengannya.

Adapun tiga ciri orang yang layak dijadikan sebagai sahabat, yakni:

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1. Mengajarkan hal yang manfaat baik terkait agama ataupun urusan dunia.

2. Memberi info manfaat baik terkait agama maupun info manfaat terkait dunia.

3. Terbukti suka berbuat baik kepada kita.

Sahabat yang memenuhi kriteria di atas semestinya kita pertahankan dengan cara:

Baca Juga: Pahala Memberi Nafkah kepada Keluarga Setara dengan Bersedekah

1. Banyak memaklumi kekurangannya.

2. Segera meminta maaf ketika kita berbuat salah kepadanya.

3. Mudah memaafkan ketika dia tergelincir melakukan kesalahan kepada kita.

4. Suka berbuat baik kepadanya.

Sahabat dalam konteks ini mencakup sahabat dunia nyata ataupun sahabat dunia maya. Termasuk sahabat dunia maya adalah grup WA, situs yang sering dibuka, channel Youtube yang disubscribe, akun medsos yang diikuti dan lainnya.

Orang yang sayang dengan dirinya akan meninggalkan sahabat-sahabat dunia maya yang tidak memberi manfaat untuk hidupnya di dunia ataupun di akhirat.

"Semoga Allah mudahkan bagi saya dan semua pembaca tulisan ini agar dikelilingi sahabat-sahabat yang baik yang tetap akan menjadi sahabat ketika di dunia dan berlanjut di surga-Nya. Aaamiiin," ujarnya. 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya