Imam Bukhari, Buta di Waktu Kecil tapi Mampu Hafal 300.000 Hadis

Nazmi Tsaniya, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 20:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 614 2329614 imam-bukhari-buta-di-waktu-kecil-tapi-mampu-hafal-300-000-hadis-0FrMV47MeT.jpg Imam Bukhari lahir di Kota Bukhara, Uzbekistan. (Foto:SINDOnews/Ist)

JAKARTA – Imam Bukhari adalah perawi hadis Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam. Hadis yang beliau riwayatkan dikenal sebagai hadis yang paling shahih dibanding kitab-kitab hadis lainnya.

Lantas, siapa sebenarnya Al-Bukhari?

Baca Juga: Tanda-Tanda Akhir Zaman Sudah Mulai Terwujud, Benarkah?

Imam Bukhari memiliki nama asli yang bernama Muhammad. Beliau adalah putra dari Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah bin Al-Ju’fi, yang biasa dipanggil dengan sebutan Abu Abdillah.

Beliau lahir pada hari Jumat 13 Syawal 194 H atau bertepatan 21 Juli 810 M di Kota Bukhara, suatu kota di Uzbekistan. Ayahnya meninggal ketika Al-Bukhari masih kecil, sehingga ibunya merawatnya seorang diri.

Baca Juga: Nabi Muhammad SAW Kisahkan Manusia yang Masuk Neraka Berjalan dengan Wajahnya

Namun, sejak kecil Imam Bukhari tidak bisa melihat (buta). Hingga suatu ketika Allah Subhanahu wa ta’ala mengembalikkan penglihatannya berkat usaha yang ditekuni oleh ibunya.

Suatu malam, ibunda Al-Bukhari tertidur, dan bermimpi melihat Nabi Ibrahim alaihissalam. Dalam mimpinya Nabi Ibrahim berkata: “Wahai perempuan, sungguh Allah telah mengembalikan penglihatan putramu, karena banyaknya tangisanmu, atau banyaknya doa yang kamu panjatkan.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Menginjak usia 10, Muhammad mulai mempelajari hadis, dan dari sinilah Imam Al-Bukhari mendapat ilham untuk mudah menghafal hadis.

Kemudian, menginjak usia 18 tahun. Muhammad Al-Bukhari mulai menulis kitab. Beliau sudah menuliskan biografi lebih dari seribuan ulama dalam bukunya.

Baca Juga: Berangkat ke Masjid dengan Niat Cari Ilmu Pahalanya Setara Ibadah Haji

Ustaz Adi Hisayat Lc MA menjelaskan, bahwa Imam Bukhari adalah seorang yang cepat dalam mengingat, dan sulit dalam melupakan. “Imam Bukhari, amalan orangtuanya luar biasa, terutama ibundanya,” ujarnya dalam Channel Youtube Ceramah Pendek, pada Kamis (17/12/2020).

Imam Bukhari wafat pada malam Idul Fitri ketika berusia 63 tahun. Beliau sudah hafal 100.000 hadis shahih sanad dan matannya, dan 200.000 hadis yang tidak shahih sanad dan matannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya