JAKARTA - Allah subhanahu wa ta’ala mencintai orang-orang yang saling mencintai karena-Nya.Bahkan ada sebuah hadis yang membuktikan hal tersebut.
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam (SAW) berkata:
“Dahulu ada seorang lelaki yang ingin mengunjungi saudaranya di suatu negeri. Allah subhanahu wa ta’ala (SWT) pun mengutus seorang malaikat di belakangnya.
Baca Juga: Penting Mahar Diberikan Sekalipun Berupa Cincin dari Besi
Ketika malaikat ini mendatangi orang tersebut, ia bertanya, ‘Engkau hendak menuju ke mana?’
Orang tersebut menjawab, ‘Aku ingin mengunjungi saudaraku.’
Malaikat itu kembali bertanya, ‘Apakah engkau hendak melunasi tanggunganmu?’
Dia menjawab, ‘Tidak. Hanya saja aku mencintainya karena Allah subhanahu wa ta’ala.’
Malaikat itu pun berkata, ‘Aku adalah malaikat yang diutus oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepadamu. Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah mencintaimu, sebagaimana engkau telah mencintai saudaramu karena-Nya.’ (Muslim no. 2567)
Baca Juga: Mengenal Shahabiyah Ummu Waraqah, Imam Sholat Pertama Para Muslimah
Cinta karena Allah subhanahu wa ta’ala adalah sebab seorang hamba bisa merasakan manisnya iman.
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
“Barang siapa ingin merasakan nikmatnya iman, hendaknya ia tidak mencintai seorang pun kecuali karena Allah.” (HR. Ahmad, dinyatakan “hasan” oleh Syaikh al-Albani dalam Shahihul Jami’, no. 6164)