Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Demi Sholat Tahajud, Umar bin Khattab Pernah Memukul Orang Begadang Setelah Isya

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Selasa, 29 Desember 2020 |18:30 WIB
Demi Sholat Tahajud, Umar bin Khattab Pernah Memukul Orang Begadang Setelah Isya
Sholat Tahajud atau Qiyamul Lail. (Foto:Freepix)
A
A
A

JAKARTA - Sholat Tahajud atau Qiyamul Lail adalah ibadah yang mempunyai keutamaan begitu tinggi. Di penghujung malam yang sunyi ketika manusia terlelap mimpi, tangan menengadah hati tertunduk dan mengharap ampunan dengan hati khusuk

Begitulah kehidupan yang dilalui oleh manusia terbaik, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ustaz Abu Abdillah Imam dalam kajian Islam Al Misk dikutip pada Selasa (29/12/2020) menyebutkan; Dikisahkan oleh sang istri tercinta Rasulullah, Aisyah Radhiyallahu Anha :

Baca Juga: Manfaat Membantu Saudara, Ustaz Firanda: Di Hari Kiamat Akan Banyak Keajaiban

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa tidur pada awal malam dan bangun pada akhir malam, lalu sholat. (Muttafaqun ‘alaih).

Berikut beberapa faidah dari hadis di atas :

1. Sholat pada akhir malam lebih afdal daripada pada awal malam dikarenakan akhir malam itu adalah waktu yang sangat besar kemungkinan pengkabulan doa.

Baca Juga: Saat Hari Kiamat, Ada 4 Golongan Manusia yang Minta Ditangguhkan Perkaranya

2. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa tidur awal waktu. Beliau jika setelah menunaikan Sholat Isya tidak suka berbicara dalam hal yang tidak ada faidahnya. Sebagaimana dalam riwayat yang shaih :“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum sholat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari, no. 568)

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement