Bukhari meriwayatkan dari Anas, bahwa penduduk Makkah telah meminta Nabi Muhammad SAW memperlihatkan mukjizat kepada mereka. Lalu beliau memperlihatkan kepada mereka bulan terbelah menjadi dua, hingga mereka melihat jarak yang jauh antara keduanya. Penduduk Mekah benar-benar telah menyaksikan bulan di langit terbelah menjadi dua bagian.
Kebanyakan orang-orang bodoh dari mereka mengira bahwa peristiwa itu merupakan sihir menurut pandangan mereka. Kemudian mereka menanyakan kepada orang-orang yang datang dari perjalanan jauh dan mereka memberitahukan tentang pemandangan yang sama, dengan begitu mereka semua mengetahui kebenaran peristiwa itu.
Baca Juga : Sebelum Melahirkan Rasulullah, Siti Aminah Mimpi Bertemu Nabi Ibrahim
Dikutip dari buku Keagungan Mukjizat Nabi Muhammad SAW Oleh Syeikh Said Abdul Azhi, Rabu (27/1/2021), peristiwa terbelahnya bulan ini tidak juga membuat luluhnya pengingkaran orang orang kafir. Hal ini telah dijelaskan oleh Allah to'ata dalam firman-Nya.
"Mereka jika melihat tiap-tiap ayat-Ku, mereka tidak beriman kepadanya. Dan Jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus menempuhnya. "(Al-A'raf: 146).
(Rani Hardjanti)