Memberi Utang Itu Ternyata Ladang Pahala, Begini Penjelasannya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 330 2354378 memberi-utang-itu-ternyata-ladang-pahala-begini-penjelasannya-cLLK2DZUIX.jpg Memberi pinjaman atau menangguhkan waktu pembayaran utang ternyata mengandung nilai pahala. (Foto:Freepik)

JAKARTA- Memberikan utang atau pinjaman jangan dianggap hanya sekadar memberikan bantuan semata. Namun ternyata di dalamnya terdapat ladang pahala yang begitu besar.

Biasanya seseorang memberi pinjaman kepada kerabat atau teman hanya sebatas meringankan bebannya. Namun siapa menyangka bahwa cara memberi utang ladang pahalanya luar biasa.

Nah ladang pahala itu dijelaskan Ustaz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, dalam nasihat tertulisnya dikutip pada Senin (1/2/2021) di antaranya:

1.Mendapatkan pahala bersedekah setiap hari senilai nominal pinjaman sampai jatuh tempo.

2.Mendapatkan pahala bersedekah setiap hari senilai dua kali lipatnya nominal pinjaman, selama waktu penangguhan setelah jatuh tempo.

Baca Juga: Dunia Internasional Butuh Ulama Asal Indonesia dengan Keilmuannya

3.Mendapatkan naungan Allah di hari kiamat.

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Pemberi hutang setiap harinya mendapatkan pahala bersedekah (senilai piutangnya) sebelum jatuh tempo. Maka apabila telah jatuh tempo, lalu dia memberikan penangguhan pembayaran, maka setiap harinya dia mendapatkan pahala bersedekah senilai dua kali lipat piutangnya.” (HR. Ahmad 22537, dishahihkan oleh Syeikh Albani)

Beliau juga bersabda:

Baca Juga: 5 Anak Iblis dan Jin Beserta Tugasnya di Dunia

“Barangsiapa menunggu orang yang kesulitan (membayar hutangnya), atau membebaskan hutangnya, maka Allah akan menaunginya di bawah naungan-Nya.” (HR. Muslim 3014)

Bayangkan bila Anda mengutangi Rp1 juta kepada orang lain, maka anda mendapatkan pahala bersedekah Rp1 juta setiap harinya sampai jatuh tempo.

Bila setelah jatuh tempo dia masih sulit melunasi dan Anda memberi masa penangguhan, maka Anda mendapatkan pahala bersedekah Rp2 juta setiap harinya sampai dia bisa melunasinya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ini baru piutang dengan nominal Rp1 juta, bagaimana bila lebih dari itu.Belum lagi pahala naungan dari Allah di akhirat kelak.

Karena Allah -azza wajalla- sudah memberikan pahala yang sangat besar dari amalan ini. Sebagai gantinya, Allah sangat murka bila akad sosial ini dikomersilkan menjadi riba.

"Ayo semangat menghidupkan sunnah ini. Jangan biarkan saudara-saudara kita terjerat riba oleh mereka yang terbiasa menari di atas penderitaan manusia," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya