Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mandi Junub Menurut 4 Mahzab: Begini Batasan Minimal yang Perlu Dilakukan

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Selasa, 13 April 2021 |10:32 WIB
Mandi Junub Menurut 4 Mahzab: Begini Batasan Minimal yang Perlu Dilakukan
Mandi junub menurut 4 Mahzab.
A
A
A

Demikian juga hal yang senada disebutkan oleh Syaikhul Islam ibnu Taimiyyah: 

الأفضل أن يتوضأ ثم يغسل سائر بدنه, ولا يعيد الوضوء كما كان النبي ﷺ يفعل ولو اقتصر على الاغتسال من غير الوضوء أجزأه ذلك

“Yang Afdhal adalah: Berwudhu kemudian mencuci seluruh tubuh, dan tidak mengulangi lagi wudhu setelahnya sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi ﷺ, dan apabila seseorang mencukupkan mandi wajib tanpa wudhu maka hal itu sudah sah baginya” (Majmu’atul Fatawa: 11/171)

Hanya saja perlu diketahui bahwa sifat/cara yang sempurna dalam mandi wajib adalah: 

أن ينوي ثم يسمي ويغسل يديه ثلاثا وما لوثه ثم يتوضأ ويحثي على رأسه ثلاثا ترويه ثم يفيض الماء على سائر جسده مع مراعاة تدليكه

“Hendaklah ia berniat, kemudian membaca basmalah, mencuci telapak tangannya 3 kali, mencuci kotoran yang menempel pada telapak tangan, kemudian berwudhu dan menggosokkan air di kepalanya 3 kali, kemudian mengguyurkan air ke seluruh tubuhnya dengan memperhatikan setiap gosokan tangan pada seluruh anggota tubuh” (Al-Fiqh al-Muyassar: 1/125). Wallahu a’lam.

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement