Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masjid Krenceng Blitar. Didirikan Laskar Diponegoro Sekaligus Tempat Sembunyi Soeprijadi

Solichan Arif , Jurnalis-Senin, 19 April 2021 |07:01 WIB
Masjid Krenceng Blitar. Didirikan Laskar Diponegoro Sekaligus Tempat Sembunyi Soeprijadi
Masjid Baitul Yaqin di Kabupaten Blitar. (Foto: Solichan Arif)
A
A
A

"Soeprijadi sempat beristirahat disini, sebelum akhirnya melanjutkan pelarian ke Gandusari arah, Gunung Kelud," kata Nuh. Kedatangan Soeprijadi di komplek masjid Baitul Yaqin tercium Jepang. Mbah Siraj ditangkap. Karena bertahan menutup mulut, ia disiksa dan dijebloskan tujuh bulan di penjara Blitar.

Sempat dilepas sebentar. Namun akhirnya Jepang kembali menjebloskan Kiai Siraj ke penjara Kalisosok, Surabaya. H-1 Proklamasi Kemerdekaan, Mbah Siraj tutup usia dan dimakamkan di TPU Jarak Surabaya. Pada tahun 2004, melalui upacara militer resmi, jenazah Kiai Siraj dipindah ke Desa Trenceng.

Yakni di belakang Masjid Baitul Yaqin. Di nisannya yang dihiasi plakat bendera merah putih, tertulis pahlawan perintis kemerdekaan. Menurut Nuh, pada pandemi COVID-19 ini, ibadah tetap digelar di masjid Baitul Yaqin. Termasuk salat tarawih.

Terutama pada bulan Rajab dan Suro, para santri jamaah tarekat naqsabandiyah juga tetap melangsungkan kegiatan rutin di masjid Baitul Yaqin. "Namun semua tetap mengedepankan protokol kesehatan," pungkas Nuh.

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement