Keutamaan Sahur, Waktu Mustajab hingga Momen Malaikat Bershalawat

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Minggu 25 April 2021 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 330 2400278 keutamaan-sahur-waktu-mustajab-hingga-momen-malaikat-bershalawat-HcK0FJXSgy.jpg Keutaman sahur. (Foto:Freepik)

JAKARTA - Keutamaan sahur di bulan Ramadhan memiliki hal yang baik bagi umat Muslim. Sebab di dalamnya menyimpan manfaat.

Puasa Ramadhan saat ini hukumnya adalah wajib. Amalan ini juga dijalankan oleh orang-orang sebelum zaman sekarang.

Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaiman diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” ( Qs. Al-Baqarah {2}: 183 ).

Selain wajib, terdapat beberapa amalan sunah yang mengikuti ibadah puasa. Salah satunya adalah makan sahur sebelum imsak atau sebelum fajar.

Baca Juga: Ponpes An Nur Berusia 100 Tahun, Pertahankan Bangunan Kuno dan Metode Pengajaran Klasik

Perlu diketahui sahur mengandung banyak keutamaan, contohnya orang yang sahur akan mendapat keberkahan. Selain mengikuti sunah Rasulullah SAW, sahur bisa menguatkan orang berpuasa dan juga jadi pembeda bagi orang Muslim dan ahlul kitab.

Walapun ahlul kitab juga melaksanakn puasa sesuai keyakinan mereka, tetapi mereka tidak melaksanakan makan sahur. Seperti hadis yang di riwayatkan oleh Amr bin Ash sesungguhnya Rasulullah SAW, bersabda (1096) : 

فصل ما بين صيامنا وصيام أهل الكتاب أكلة السحر( رواه إمام مسلم:

Artinya : “Pembeda antar puasanya kita dengan puasanya ahlul kitab adalah makan sahur” (HR. Muslim dari Amr bin Ash)

Lalu apa sebenarnya hikmah melaksanakan makan sahur? Berikut ulasannya:

Makan Sahur Merupakan Berkah

Rasulullah SAW memotivasi umatnya agar makan sahur dengan menyebutkan bahwasannya itu merupakan berkah. Sebagaiman yang telah diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra., Rasulullah SAW bersabda: 

تسحروا فإن في السحور بركة (رواه البخاري : 1823 و مسلم : 1095

Artinya: “Makan sahurlah kalian, sesungguhnya di dalam sahur terdapat berkah.” (HR. Bukhori Muslim)

Tidak diragukan lagi sabda Rasulullah di atas menyebutkan adanya keberkahan di dalam sahur.

Keberkahan itu terletak pada fungsi sahur yang dapat membuat tubuh kuat, tidak merasa keberatan dan mengurangi rasa lelah ketika berpuasa.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Allah SWT dan Malaikat-Nya Bershalawat kepada Orang-Orang yang Sahur

Berkah sahur yang tersebar adalah Allah SWT akan memenuhi orang-orang yang sahur dengan rahmat-Nya. Malaikat Allah memintakan ampunan bagi mereka, berdoa kepada Allah agar memaafkan mereka dan memasukkan yang sahur ke dalam golongan orang yang mendapatkan pertolongan Allah di Bulan Ramadhan.

Waktu sahur merupakan waktu dimana malaikat Allah turun ke bumi dan menjadikannya waktu mustajabah. Diriwatkan dari Abu Sa’id al Khudri ra, Rasulullah SAW telah bersabda: 

السحور أكلة بركة فلا تدعوه ولو أن يجرع أحدكم جرعة من ماء فإن الله وملائكته يصلون على المتسحرين

Artinya: “Sahur itu makanan yang berkah, maka dari itu janganlah kalian meninggalkannya walapun hanya dengan meneguk setengah air, karena Allah dan Malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang melaksanakan sahur”.

Demikian dipaparkan Pembina Santri Pesantren Tebuireng dan penggiat kajian tasawuf di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng, Ustadz Luthfi Fajri sebagaimana dikutip dari laman Tebuireng pada Sabtu (24/4/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya