4 Hal Makruh Jika Dilakukan Saat Berpuasa

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Jum'at 30 April 2021 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 330 2403137 4-hal-makruh-jika-dilakukan-saat-berpuasa-AeA3Qk57lb.jpg Makruh bila dilakukan saat berpuasa di bulan Ramadhan. (Foto: Freepik)

JAKARTA -  Ada beberapa hal yang menjadi makruh dilakukan saat beribadah bulan puasa Ramadhan. Nah beberapa hal perlu diketahui sehingga dapat lebih berhati-hati lagi.

Menyangkut hal ini, Ustaz Sofyan Ruray pun memberikan ulasan sebagai berikut. Adapun beberapa hal yang makruh dilakukan saat berpuasa yakni :

1. Bersungguh-sungguh dalam berkumur dan menghirup air ke hidung ketika berwudhu saat berpuasa hukumnya makruh. [Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 1/172 dan Al-Fiqhul Muyassar, hal. 160]

Baca Juga: Mau Menikah, Rasulullah Ingatkan Jangan Pilih 5 Kreteria Perempuan Ini

 Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

وبالِغْ في الاستنشاقِ إلَّا أنْ تكونَ صائمًا

“…dan bersungguh-sungguhlah dalam menghirup air ke hidung ketika berwudhu, kecuali engkau sedang berpuasa.” [HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Laqith bin Shabirah radhiyallahu’anhu, Shahi Abi Daud: 142]

Baca Juga: 4 Amalan Malam Lailatul Qadar

2. Mencium pasangan atau bercumbu bagi orang yang dikhawatirkan tidak mampu menahan syahwatnya adalah makruh. Apabila seseorang yakin dapat menahan syahwatnya untuk tidak berhubungan suami istri atau mengeluarkan mani maka boleh. [Lihat Majmu’ Fatawa Ibni Baz rahimahullah, 15/315]

Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata, 

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِمٌ ، وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ ، وَلَكِنَّهُ أَمْلَكُكُمْ لِإِرْبِهِ

“Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam mencium dan mencumbui istri beliau dalam keadaan beliau sedang berpuasa, akan tetapi beliau yang paling mampu menahan syahwat.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Menelan dahak makruh di satu sisi dan haram di sisi yang lain, yaitu makruh bagi orang yang berpuasa karena bisa jadi dengan itu ia menjadi lebih kuat. [Lihat Al-Fiqhul Muyassar, hal. 161]

Dan haram bagi yang berpuasa dan yang tidak berpuasa karena kotor dan bisa jadi mengandung penyakit. [Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 6/423]

4. Mencicipi makanan tanpa hajat adalah makruh, kecuali apabila ada hajat seperti orang yang memasak untuk mengetahui kadar garamnya maka boleh dengan tetap berhati-hati agar tidak masuk ke kerongkongan. [Lihat Al-Fiqhul Muyassar, hal. 161 dan Asy-Syarhul Mumti’, 6/424-425]

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya