Pulihkan Citra Islam, Bangladesh Bangun Ratusan Masjid sebagai Pusat Keagamaan dan Belajar

Muhaimin, Jurnalis · Jum'at 11 Juni 2021 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 614 2423656 pulihkan-citra-islam-bangladesh-bangun-ratusan-masjid-sebagai-pusat-keagamaan-dan-belajar-P0hRqc1SwF.jpg Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasana meresmikan 50 masjid baru di seluruh negeri untuk merayakan 50 tahun kemerdekaan Bangladesh. (Foto:Arabnews/AFP)

DHAKA - Bangladesh berusaha memulihkan kembali citra Islam dan membasmi ekstremisme. Caranya dengan membangun ratusan masjid. Pada Kamis (10/6/20210) Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina meresmikan 50 masjid baru di seluruh negeri sekaligus merayakan 50 tahun kemerdekaan negara itu.

Puluhan masjid baru yang dibuka itu adalah bagian dari program konstruksi utama senilai USD1 miliar yang dimulai pada tahun 2017, dengan 560 masjid “model” yang menampilkan fasilitas komunitas dan pendidikan yang dibangun untuk berfungsi sebagai pusat keagamaan dan pembelajaran setempat.

PM Hasina meresmikan 50 masjid baru secara virtual dari kediaman resminya di Dhaka, dan menyatakan harapannya bahwa itu akan membantu memulihkan citra baik Islam dan membasmi ekstremisme.

“Kami telah melihat bagaimana beberapa orang beralih ke terorisme atas nama agama. Membunuh orang dan menyebarkan kebencian telah mencoreng citra Islam,” kata Hasina.

Baca Juga: Sholat Tahajud Senjata Ampuh Hadapi Tuduhan Orang Musyrikin

“Semua orang, termasuk politisi, masyarakat sipil dan guru, perlu bekerjasama untuk membasmi terorisme. Orang-orang perlu memahami bahwa tidak seorang pun akan masuk surga dengan membunuh orang lain.”

Sebanyak 50 masjid lainnya akan dibuka dalam beberapa bulan mendatang untuk mencapai tanda 100 untuk memperingati Sheikh Mujibur Rahman, presiden pertama negara itu yang juga Ayah dari PM Hasina, karena publik Bangladesh juga merayakan ulang tahunnya yang keseratus tahun ini.

Rahman memelopori perjuangan kemerdekaan di Bangladesh untuk memisahkan negara itu dari Pakistan. Perang dimulai pada Maret 1971 dan, setelah kampanye berdarah selama sembilan bulan, memuncak pada kemerdekaan negara itu.

Baca Juga: Zahid Nisar Quraishi Muslim Pertama Jabat Hakim Federal di Amerika Serikat

Shafique Talukder, wakil direktur proyek pembangunan masjid, mengatakan kepada Arab News bahwa semua kompleks masjid akan memiliki fasilitas untuk penelitian Islam, pendidikan pra-sekolah dasar, perpustakaan, perumahan dan akomodasi bagi wisatawan lokal dan asing.

Mereka juga akan menjalankan program pendaftaran dan pelatihan untuk jamaah haji dan melayani pria dan wanita. Tiga jenis masjid sedang dibangun di bawah proyek tersebut.

Akan ada masjid dengan luas lantai 2.400 meter persegi di 64 wilayah. Di 475 daerah lain juga akan ada masjid dengan luas lantai 1.700 meter persegi. Selanjutnya, di 16 wilayah pesisir, luas lantai masjid akan menjadi 2.000 meter persegi.

Proyek ini bertujuan agar seluruh wilayah kabupaten, kecamatan, dan korporasi kota memiliki satu model masjid yang dilengkapi dengan musala untuk 900 hingga 1.200 orang.

"Ini adalah proyek pembangunan masjid terbesar yang dilaksanakan oleh negara mana pun di dunia,” kata Talukder. Ada lebih dari 300.000 masjid di Bangladesh.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya