Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ulama Indonesia Ikut Kecam Adanya Game Berisi Penghancuran Kakbah

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Jum'at, 02 Juli 2021 |09:00 WIB
Ulama Indonesia Ikut Kecam Adanya Game Berisi Penghancuran Kakbah
Kakbah. (Foto: Kemenag)
A
A
A

 وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Artinya: "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu." (QS Al-Baqarah [2])

Baca Juga: Rencana Jerman Luncurkan Pusat Pelatihan Imam Islam Dikritik

Sebagai seorang muslim kita harus waspada terhadap perkembangan dunia digital, yang terkadang kurang berpihak kepada muslimin, kita lebih banyak menjadi obyek kapitalisasi, sehingga hal seperti demikian kian tidak terbendung.

konsistensi terhadap ajaran nabi harus kita implementasikan sehari hari, warnai dunia digital dengan karya karya para muslimin, balik jadikan obyek dakwah, tunjukkan Islam adalah rahmatan lil alamin, bukan agama yang provokatif dan penuh kaeih sayang dan toleransi.

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement